Rechercher dans ce blog

Wednesday, November 24, 2021

Jokowi Soal Nikel: Enggak Masalah Digugat WTO, Kita Ingin Buka Lapangan Kerja - Kompas.com - Kompas.com

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden RI Joko Widodo menegaskan akan tetap melanjutkan pelarangan ekspor bahan mentah, seperti nikel hingga bauksit meski digugat Organisasi Perdagangan Dunia (World Trade Organization/WTO).

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menyebut, pelarangan ekspor bahan mentah semata-mata untuk menciptakan nilai tambah dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya untuk anak negeri.

Kendati melarang ekspor, Jokowi masih membuka kerja sama memproduksi nikel menjadi barang jadi dan barang setengah jadi.

Baca juga: Digugat Uni Eropa soal Nikel di WTO, Jokowi: Dengan Cara Apa Pun Kita Lawan!

"Meskipun kita memang digugat di WTO, enggak masalah. Tapi di sini (kami melarang ekspor nikel karena) kita ingin membuka lapangan kerja yang sebanyak-banyaknya di negara kita Indonesia. Golnya ada di situ," kata Jokowi dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia, Rabu (24/11/2021).

Jokowi mengungkap, pemerintah sudah berencana kembali melarang ekspor raw material secara bertahap. Setelah nikel, pemerintah akan melarang ekspor bauksit, timah, hingga tembaga.

Pelarangan ekspor itu harus dihitung dan dikalkulasi untuk mengantisipasi dampaknya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Mungkin tahun depan dengan kalkulasi hitung-hitungan, stop ekspor bauksit. Tahun depannya lagi hitung-hitungan bisa stop tembaga, tahun depannya lagi stop timah. Kita ingin agar bahan-bahan mentah itu semuanya diekspor dalam bentuk barang setengah jadi atau barang jadi," ucap Jokowi.

Penyetopan ini kata Jokowi, menciptakan nilai tambah yang lebih tinggi untuk Indonesia, sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan.

Baca juga: Luhut ke Tony Blair: Mengapa Uni Eropa Lebih Senang Mengadukan Indonesia ke WTO?

Dari penyetopan ekspor nikel, potensi penyerapan nilai tambah Indonesia tahun ini mencapai 20 miliar dollar AS, lebih tinggi dibanding 3-4 tahun lalu yang mencapai 1,1 miliar dollar AS.

Adapun bauksit, Jokowi memproyeksi nilai tambah yang dihasilkan mencapai 20-30 miliar dollar AS.

"Tidak boleh lagi yang namanya kita mengekspor bahan mentah, raw material. Ini stop, sudah stop," tandas Jokowi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Adblock test (Why?)


Jokowi Soal Nikel: Enggak Masalah Digugat WTO, Kita Ingin Buka Lapangan Kerja - Kompas.com - Kompas.com
Read More

Catat! Jam Perdagangan Bursa RI Kembali Normal di Awal 2022 - CNBC Indonesia

Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa Efek Indonesia (BEI) memperkirakan jam operasional perdagangan akan mulai kembali normal seperti saat sebelum pandemi Covid-19 atau sampai pukul 16.00 WIB pada awal tahun depan.

Direktur Perdagangan dan Anggota Bursa, Laksono Widodo menyampaikan, sampai dengan saat ini, BEI masih memberlakukan jam operasional perdagangan sampai dengan pukul 15.00 WIB mempertimbangkan kondisi pandemi Covid-19.

BEI akan berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait kemungkinan perubahan penutupan perdagangan di bursa akan normal seperti sebelum pandemi.


"Perlu koordinasi dengan OJK terkait kapan [kembali ke normal], feeling saya baru awal tahun depan, [jam perdagangan] kondisi pandemi masih berlaku ya, jadi nanti kita koordinasi dengan OJK, apakah kita bisa mengembalikan ke jam yang normal," ujarnya kepada awak media, Rabu (24/11/2021).

Selain itu, BEI juga memang sedang tahap harmonisasi terkait batasan autorejection bawah (ARB) dan autorejection atas (ARA) yang saat ini masih belum simetris.

"Ini perlu kita diskusikan secara internal dan diskusi dengan otoritas kita," beber Laksono.

Sebagai informasi saja, meskipun jam perdagangan lebih pendek satu jam pada masa pandemi, namun mulai 6 Desember 2021 BEI akan mengimplementasikan perpanjangan waktu perdagangan di pasar negosiasi selama 15 menit mulai pukul 15.01 sampai dengan 15.30 WIB.

Penyesuaian perpanjangan waktu perdagangan di pasar negosiasi itu bertujuan untuk mengakomodasi masukan dan kebutuhan dari pelaku pasar seperti perusahaan efek dan nasabah kelembagaan yang membutuhkan waktu tambahan untuk melakukan transaksi di akhir hari.

Bersamaan dengan aturan tersebut, BEI juga menambahkan fitur baru dalam sistem pre-opening dan pre-closing, yakni adanya penambahan fitur Indicative Equilibrium Price (IEP), Indicative Equilibrium Volume (IEV), dan random closing.

Aturan ini bertujuan untuk mendorong pembentukan harga penutupan yang lebih wajar, mencegah pergerakan harga yang tajam saat penutupan, meredam terjadinya manipulasi harga penutupan, meningkatkan transparansi pembentukan harga penutupan dan meningkatkan terjadinya transaksi di sesi pre-closing. Penerapan fitur tersebut juga sudah diterapkan di sejumlah bursa saham global.

Kedua, adanya penambahan fitur market order. Penyesuaian ini akan memudahkan investor untuk menyampaikan pesanan pada harga pasar. Aturan ini juga bertujuan untuk meningkatkan potensi terjadinya transaksi sehingga mendorong terciptanya likuiditas pasar.


[Gambas:Video CNBC]

(sys/sys)

Adblock test (Why?)


Catat! Jam Perdagangan Bursa RI Kembali Normal di Awal 2022 - CNBC Indonesia
Read More

Ini 5 Masalah Dunia Versi BI, Termasuk Kripto! - CNBC Indonesia

Jakarta, CNBC Indonesia - Setidaknya ada lima permasalahan global yang kini muncul saat kasus covid-19 mulai melandai dan mengancam ekonomi Indonesia. Mulai dari normalisasi kebijakan di negara maju hingga melebarnya kesenjangan.

Demikianlah disampaikan Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dalam Pertemuan Tahunan BI (PTBI) 2021, Rabu (24/11/2021)


"Ada normalisasi di negara maju dan ketidakpastian global," ungkapnya.

Negara maju yang cukup mengancam adalah Amerika Serikat (AS) yang sudah mulai melakukan pengurangan likuiditas atau sering disebut tapering. Selain AS, ada juga beberapa negara Eropa seperti Jerman dan Prancis.

Permasalahan lainnya adalah luka memar pada korporasi dan stabilitas sistem keuangan. Diketahui banyak korporasi yang sulit pulih meskipun kasus covid melandai dan mobilitas mulai meningkat.

"Selanjutnya meluasnya digitalisasi, munculnya sistem pembayaran digital dan risiko aset kripto," jelasnya.

BI juga melihat permasalahan dari tuntutan negara maju agar seluruh negara dunia mulai menerapkan ekonomi hijau, seiring dengan semakin panasnya bumi. Terakhir adalah adanya pelebaran kesenjangan.


[Gambas:Video CNBC]

(mij/mij)

Adblock test (Why?)


Ini 5 Masalah Dunia Versi BI, Termasuk Kripto! - CNBC Indonesia
Read More

Tuesday, November 23, 2021

Saham Mitratel (MTEL) turun dari harga IPO, ini penjelasan para analis - Investasi Kontan

Reporter: Nur Qolbi | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga saham PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (Mitratel) merosot 4,37% ke level Rp 765 per saham pada hari perdana perdagangannya, Senin (22/11). Walau begitu, harga saham perusahaan berkode MTEL itu berhasil ditutup naik 1,31% ke posisi Rp 775 per saham pada Selasa (23/11).

Padahal, biasanya saham-saham yang baru listing di Bursa Efek Indonesia mencatatkan kenaikan harga yang signifikan pada hari pertama perdagangan. Bahkan, sebagian sering kali terkena auto reject atas (ARA).

Analis Kiwoom Sekuritas Indonesia Sukarno Alatas menilai, penurunan MTEL terjadi karena harga intial public offering (IPO) yang sebesar Rp 800 per saham dianggap lebih tinggi dibanding harga rata-rata industri. Penilaian ini dilihat dari price earning ratio (PER) dan rasio EV/EBITDA berdasarkan kinerja keuangan terakhir yang disetahunkan.

"Harga yang ditawarkan MTEL berada di atas rata-rata industrinya yang artinya tergolong mahal," kata Sukarno saat dihubungi Kontan.co.id, Selasa (23/11).

Hitungannya, EV/EBITDA Mitratel berada di kisaran 15,6 kali-19, 9 kali, sedangkan rata-rata EV/EBITDA industri menara telekomunikasi sebesar 14 kali.

Baca Juga: Setelah IPO, begini strategi Mitratel untuk menggenjot kinerja

Selain itu, penurunan ini terjadi karena sikap wait and see pelaku pasar. Dengan kata lain, investor masih belum optimis terhadap prospek perusahaan ke depannya. "Jadi harganya butuh turun dulu agar bisa dilirik oleh investor," ucap Sukarno.

Sejauh ini, dia menyarankan pelaku pasar untuk wait and see terlebih dahulu. Investor bisa masuk ke saham ini ketika broker-broker sudah mulai akumulasi beli besar-besaran atau tunggu kejelasan arah tren pergerakannya.

Sementara itu, Analis Verdhana Sekuritas Indonesia Nicholas Santoso dan Raymond Kosasih memasang rekomendasi buy atas MTEL dengan target harga Rp 1.200 per saham. Rekomendasi ini diberikan seiring dengan potensi perkembangan Mitratel ke depannya.

Prospek pertumbuhan sektor menara di Indonesia bakal didorong trafik data yang kuat dan implementasi layanan 5G.

"Peluang pertumbuhan menara dan kelangkaan aset menara berkontribusi pada tren kenaikan valuasi menara," kata kedua analis dalam riset yang diterima Kontan.co.id, Selasa (23/11).

Menurut kedua analis tersebut, sebesar 57,3% dari total 28.030 menara milik Mitratel berada di luar Jawa dengan rasio kolokasi (tenancy ratio) saat ini 1,39 kali. Rasio tersebut lebih rendah dari tenancy ratio menara di pulau Jawa yang sebesar 1,64 kali.

 

Kondisi ini memberikan peluang pertumbuhan pada menara-menara Mitratel khususnya yang berada di luar pulau Jawa. Sementara secara keseluruhan, tenancy ratio menara Mitratel adalah sebesar 1,50 kali dengan jumlah tenant yang mencapai 42.016.

Verdhana Sekuritas juga memberikan estimasi, compound annual growth rate (CAGR) laba bersih Mitratel tahun 2021-2023 dapat mencapai 44,8% dengan CAGR pendapatan 10%.

Dibanding perusahaan menara telekomunikasi lainnya, Mitratel memiliki rasio net debt terhadap EBITDA yang paling rendah, yakni 0,98 kali. Kondisi ini membuat Mitratel sangat leluasa untuk melaksanakan berbagai akuisisi di masa mendatang.

 

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.




Adblock test (Why?)


Saham Mitratel (MTEL) turun dari harga IPO, ini penjelasan para analis - Investasi Kontan
Read More

Harga Batu Bara Melesat 5%! Pada Nyerok di Bawah Ya? - CNBC Indonesia

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga batu bara naik lagi pada perdagangan kemarin. Harga si batu hitam genap naik selama enam hari perdagangan beruntun.

Kemarin, harga batu bara di pasar ICE Newcastle (Australia) ditutup di US$ 177/ton. Melesat 5,23% dibandingkan sehari sebelumnya.

Harga batu bara tidak berhenti mencatatkan kenaikan sejak 16 November 2021 atau enam hari perdagangan berturut-turut. Selama enam hari tersebut, kenaikan harga mencapai 21,44%. Wow...


Namun, kemungkinan lonjakan harga batu bara terjadi akibat koreksi parah yang terjadi sebelumnya. Meski enam hari terakhir harga naik lebih dari 21%, tetapi dalam sebulan harga komoditas ini masih membukukan koreksi 9,37% secara point-to-point.

Pada 5 Oktober 2021, harga batu bara mengukir rekor tertinggi setidaknya sejak 2008 dengan berada di US$ 280/ton. Dibandingkan dengan titik puncak itu, harga masih merosot 36,79%.

So, kemungkinan investor memburu batu bara karena harganya yang memang sudah murah. Istilahnya, nyerok di bawah...

Halaman Selanjutnya --> Jerman Bebas Batu Bara 2030

Adblock test (Why?)


Harga Batu Bara Melesat 5%! Pada Nyerok di Bawah Ya? - CNBC Indonesia
Read More

Awas Longsor, Biden Resmi Lempar 'Bom' Obrak-Abrik Minyak - CNBC Indonesia

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden resmi mengumumkan akan melepas Cadangan Minyak Strategis (SPR) untuk mendinginkan krisis energi, terutama kenaikan harga minyak. Jutaan barel akan dilepas, berkoordinasi dengan China, India, Korea Selatan (Korsel), Jepang dan Inggris.

Ini dilakukan setelah OPEC dan sekutu menolak permintaan Washington dan negara konsumen lain untuk meningkatkan produksi karena permintaan yang meningkat. Hal ini bukan tanpa alasan di tengah tekanan yang dihadapi Biden di dalam negeri karena harga bahan bakar kendaraan, terutama gas dan bensin, yang tinggi dan harga barang-barang konsumsi lain di tengah pemulihan pandemi Covid-19.


"Saya katakan sebelumnya bahwa kami akan mengambil tindakan atas masalah ini. Itulah tepatnya yang kami lakukan," kata Biden dalam sambutan yang disiarkan dari Gedung Putih, dikutip Rabu (24/11/2021).

"Ini akan memakan waktu, tetapi tidak lama lagi, Anda akan melihat harga gas turun di mana Anda mengisi tangki (kendaraan) Anda. Dan, dalam jangka panjang kami akan mengurangi ketergantungan pada minyak saat kami beralih ke energi bersih," ujarnya lagi.

Mengutip Reuters, berdasarkan rencana tersebut, AS akan melepaskan 50 juta barel. Ini setara dengan sekitar dua setengah hari dari permintaan AS. India mengatakan akan melepaskan 5 juta barel. Sementara Inggris akan mengizinkan pelepasan sukarela 1,5 juta barel minyak dari cadangan yang dimiliki swasta.

Rincian jumlah dan waktu pelepasan minyak dari Korsel, Jepang dan China tidak diumumkan. Seoul hanya mengatakan akan memutuskan setelah berdiskusi dengan AS dan sekutu lainnya. Sedangkan Tokyo, akan merinci rencananya pada Rabu ini.

SPR sendiri adalah konsep yang dibuat tahun 1970, setelah Embargo Minyak Arab untuk memastikan AS memiliki pasokan yang cukup untuk menghadapi keadaan darurat. Bisa dalam bentuk penjualan, pinjaman atau keduanya.

Departemen Energi AS biasanya mengadakan lelang online untuk penawaran minyak oleh perusahaan energi. Selain itu, badan energi juga menerima sistem SWAP, yaitu peminat mengambil minyak mentah tetapi harus mengembalikannya pada waktu yang dijanjikan, ditambah bunga.

"Itu tidak cukup besar untuk menurunkan harga dengan cara yang berarti dan bahkan mungkin menjadi bumerang jika itu mendorong OPEC+ (dan sekutu) untuk memperlambat laju peningkatan produksinya," kata Kepala Ekonom Komoditas di Capital Economics Ltd, Caroline Bain.

"'Menyadap' SPR tidak akan menyelesaikan masalah. Kita mengalami harga yang lebih tinggi karena pemerintah dan Demokrat di Kongres mengobarkan perang terhadap energi Amerika," kata Senator John Barrass, oposisi Biden di Kongres.

.

Harga minyak mentah baru-baru ini menyentuh level tertinggi tujuh tahun, dan konsumen merasakan sakit akibat kenaikan biaya bahan bakar. Harga bensin eceran naik lebih dari 60%  di AS, tingkat kenaikan tercepat sejak tahun 2000.

Sebagian besar karena mobilitas yang kembali naik. Ini seiring dibukanya pembatasan yang disebabkan pandemi Covid-19 karena terkendalinya virus dengan vaksinasi corona.


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)

Adblock test (Why?)


Awas Longsor, Biden Resmi Lempar 'Bom' Obrak-Abrik Minyak - CNBC Indonesia
Read More

Monday, November 22, 2021

Toilet SPBU dan Perkara Besar yang Tak Selesai di Pertamina - Kompas.com - KOMPAS.com

HAI, apa kabarmu?

Semoga kabarmu baik karena anugerah kesehatan. Sebulan terakhir, kita merasakan kelegaan yang cukup besar karena sejumlah aktivitas yang semula dibatasi dilonggarkan.

Pelonggaran dan kemungkinan melakukan sejumlah aktivitas ini semoga berkontribusi baik bagi kesehatan kita. Tidak hanya kesehatan raga, tetapi kesehatan pikiran serta kesehatan jiwa kita.

Berkat disiplin kita pada prokes dan makin banyaknya vaksinasi diberikan, kita bisa bersama-sama mengendalikan pandemi Covid-19.

Prokes yang semula adalah cara kita menyingkat protokol kesehatan, sudah diserap dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) karena seringnya kita menggunakan dan meneriakkan.

Bersamaan dengan prokes, KBBI juga menyerap kata bucin, gabut, dan pinjol. Seperti bahasa yang terus berkembang merespons zaman, semoga kita pun demikian.

Soal respons, minggu lalu ada dua kejadian yang berurutan dengan subyek sama: Pertamina.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Amat jarang Presiden Joko Widodo marah. Amat jarang Presiden Joko Widodo terlihat marah. Amat jarang Presiden Joko Widodo menceritakan bahwa dirinya marah.

Nah, amat jarangnya itu disampaikan Presiden Jokowi saat memberi pengarahan pada komisaris dan direksi Pertamina dan PT PLN (Persero), Sabtu (20/11/2021).

Dalam pengarahan itu, hadir Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang temperamental, gemar marah, dan Dirut Pertamina Nicke Widyawati.

Di depan dua pejabat dan semua komisaris serta direksi Pertamina, Presiden Jokowi menuturkan pernah membentak Dirut Pertamina karena lambat mengeksekusi proyek kilang PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI).

Nilai investasi TPPI adalah 3,8 miliar dollar AS dengan perencanaan yang dibuat sebelum 2014 untuk mengurangi impor petrokimia dan produk turuanannya.

Bentakan sebagai ungkapan kemarahan disampaikan Jokowi karena mendapti alasan yang persis sama seperti tahun-tahun sebelumnya dari dirut-dirut sebelumnya. 

Presiden ingin ngebut segera, pejabat di bawahnya tampak seperti berleha-leha saja.

Menteri BUMN Erick Thohir bersama Wakil Menteri BUMN 1 Pahala N Mansury, Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama, dan Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati meresmikan acara Moving Forward Becoming Global Energy Champion? di Gedung Graha Pertamina, Jakarta, Jumat (10/9/2021)Dok. Pertamina Menteri BUMN Erick Thohir bersama Wakil Menteri BUMN 1 Pahala N Mansury, Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama, dan Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati meresmikan acara Moving Forward Becoming Global Energy Champion? di Gedung Graha Pertamina, Jakarta, Jumat (10/9/2021)
Tender untuk proyek kilang TPPI sudah dilakukan dua kali tanpa kejelasan pengerjaan proyek. Jokowi memantau proyek TPPI karena potensi besarnya bagi perekonomian nasional.

Proyek TPPI bisa membuat neraca transaksi berjalan dan neraca perdagangan terjaga baik, tidak defisit. Ketika beroperasi, TPPI akan mengurangi impor dalam jumlah besar, terutama petrokimia dan produk turunannya.

Indonesia diyakini bisa memproduksi sendiri, punya industrinya, mesinnya, dan bahan bakunya. Namun, cara mudah impor dipilih sebagai strategi.

Kemarahan Jokowi yang terwujud dalam bentakan kepada Dirut Pertamana Nicke Widyawati berdasar pada kesedihan ini. 

Reaksi paling umum ketika orang mendapati kesedihan adalah marah.

Tidak lama setelah bentakan sebagai ungkapan kemarahan yang berdasar pada kesedihan itu, Direksi Pertamina mendapat sorotan kembali.

Kali ini bukan untuk perkara besar dengan nilai investasi 3,8 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 54 triliun, tetapi perkara recehan Rp 2.000 di toilet umum Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU).

Sorotan ini agak janggal lantaran baru dikemukakan. Praktik pungutan atau membayar sukarela tetapi diberi patokan saat menggunakan toilet umum di SPBU sudah puluhan tahun berjalan.

Namun, kejanggalan itu mendapat pembenaran jika dikaitkan dengan kemarahan Jokowi yang hanya berselang dua hari.

Pejabat yang menyoroti pungutan di toilet SPBU adalah Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir.

Dalam sebuah video untuk konsumsi media sosialnya, Erick yang wajahnya banyak muncul di hampir semua fasilitas BUMN memberi peringatan kepada Direksi Pertamina.

Erick Thohir beri kejutan untuk Kaesang Pangarep.Instagram/@erickthohir Erick Thohir beri kejutan untuk Kaesang Pangarep.
Peringatan itu diberikan setelah sebelumnya Erick bertanya ke penjaga toilet di SPBU Pertamina di Probolinggo, Jawa Timur.  

Agak mengherankan ketika Erick seperti baru tahu kalau ada pungutan untuk penggunaan toilet umum di SPBU.

Untuk mereka yang sering dalam perjalanan jauh lewat darat, SPBU adalah toilet selain tempat pengisian bahan bakar.

Untuk toilet itu, selain beberapa gratis dan bersih, banyak yang berbayar atau sukarela tetapi dijaga petugas yang memegang uang di depan kotak.

Seperti keheranan setelah berdialog dengan penjaga toilet, Erick mengharap kamera untuk media sosialnya meminta Direksi Pertamina memperbaiki karena harusnya gratis.

Meminta dan meminta adalah cara halus untuk memerintah lantaran marah. Erick sedang mempraktikkannya.

Toilet adalah layanan umum cuma-cuma lantaran Pertamina sudah mendapat keuntungan dari jualan bahan bakar dan membuka mini market.

Lalu, apa kaitan antara TPPI bernilai investasi triliunan rupiah dengan toilet yang angkanya recehan?

Apa kaitan bentakan Jokowi dan upaya meminta-minta Erick kepada Direksi Pertamina?

Bersamaan dengan dua berita ini, muncul berita lama soal transformasi salah satu BUMN paling kusut menjadi baik berawal dari toilet. BUMN itu adalah PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Untuk transformasi KAI yang dimulai dari toilet umum di stasiun ini, tersebutlah nama Ignasius Jonan.

Penumpang kereta api berjalan setibanya dari Solo, Jawa Tengah di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Senin (17/5/2021). PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta menyampaikan, arus kedatangan penumpang yang menggunakan kereta api jarak jauh masih terpantau kondusif di Jakarta pada Senin (17/5/2021), volume kedatangan di Stasiun Pasar Senen berkisar 5.000 penumpang, sedangkan untuk Stasiun Gambir berkisar 3.500 penumpang.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Penumpang kereta api berjalan setibanya dari Solo, Jawa Tengah di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Senin (17/5/2021). PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta menyampaikan, arus kedatangan penumpang yang menggunakan kereta api jarak jauh masih terpantau kondusif di Jakarta pada Senin (17/5/2021), volume kedatangan di Stasiun Pasar Senen berkisar 5.000 penumpang, sedangkan untuk Stasiun Gambir berkisar 3.500 penumpang.
Pilihan Jonan memperbaiki toilet umum sempat dipertanyakan dan disepelekan banyak pihak di PT KAI. Namun Jonan teguh pada pendiriannya untuk melakukan perubahan.

Jonan yakin, kalau membehani dan mengurus toilet umum di stasiun saja KAI enggak bisa, maka untuk urusan lain yang lebih rumit, KAI tidak akan bisa juga.

Dari toilet umum, KAI berubah. Toilet pribadi di ruang-ruang direksi yang dirawat sangat baik ditutup. Direksi diminta pakai toilet umum supaya tahu kondisi dan tahu memperbaiki. 

Standar toilet umum yang baik dicari dan dijadikan acuan memberikan layanan kepada pengguna jasa kereta api. 

Jonan berkeyakinan, perkara besar bisa diselesaikan kalau bisa mengurusi dan menyelesaikan perkara kecil, bukan sebaliknya.

Jika hidup kalian ruwet seperti tak akan terselesaikan, tengoklah perjalanan KAI.

Ada harapan perbaikan dari perkara-perkara kecil keseharian yang diselesaikan.

Salam perbaikan,
Wisnu Nugroho. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Adblock test (Why?)


Toilet SPBU dan Perkara Besar yang Tak Selesai di Pertamina - Kompas.com - KOMPAS.com
Read More

Hyundai Pamer SUV Listrik Konsep Neira di GIIAS 2026, Bakal Dirakit Lokal - Kompas.com

[unable to retrieve full-text content] Hyundai Pamer SUV Listrik Konsep Neira di GIIAS 2026, Bakal Dirakit Lokal    Kompas.com Pameran Otomo...