Rechercher dans ce blog

Thursday, May 2, 2024

BPS: Inflasi April 2024 Capai 0,25%, Didorong Sektor Transportasi - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA — Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi pada April 2024 mencapai 0,25% secara bulanan (month-to-month/mtm). 

Secara tahunan, inflasi Indonesia pada April 2024 mencapai 3% year-on-year (yoy). Adapun secara tahun kalender,  inflasi mencapai 1,12%.

"Tingkat inflasi bulanan April 2024 lebih rendah dari bulan sebelumnya dan bulan yang sama pada tahun lalu,” ujar Plt. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti, Kamis (2/4/2024).

Kelompok pengeluaran penyumbang inflasi terbesar adalah transportasi dengan inflasi 0,93% dan andil inflasi sebesar 0,12%.

Sementara itu, penyumbang utama inflasi dari kelompok transportasi adalah tarif angkutan udara dengan andil inflasi sebesar 0,06%. Sementara itu, tarif kereta api memberikan andil inflasi sebesar 0,01%.

Konsensus ekonom Bloomberg meramalkan inflasi tahunan pada April 2024 dengan nilai rata-rata di angka 3,08% (year-on-year/yoy). Sementara secara bulanan, rerata inflasi April diperkirakan pada level 0,32% (month-to-month/mtm). 

Proyeksi ini lebih tinggi dari realisasi inflasi di Indonesia pada Maret 2024 yang berada di level 3,05% (yoy) dan 0,52% secara bulanan atau month-to-month (mtm). 

Kepala Ekonom PT Bank Mandiri Tbk. (BMRI) Andry Asmoro yang tergabung dalam konsensus tersebut, memproyekskan inflasi pada April 2024 justru berada di level 3% (yoy). 

Asmo menyampaikan inflasi akan lebih landai dari bulan sebelumnya ini karena terjaganya harga pangan pokok. 

Di mana data terakhir yang Asmo sampaikan, menunjukkan harga beras mengalami deflasi 2% (mtm), berbalik dari angka inflasi pada bulan sebelumnya yang sebesar 2,1% (mtm). 

“Penurunan ini sebagian besar dipengaruhi oleh meningkatnya pasokan beras selama musim panen, melemahnya permintaan setelah liburan Idulfitri, serta realisasi impor beras oleh pemerintah,” ungkapnya dalam keterangan resmi, dikutip Kamis (2/5/2024). 

Sementara itu, komoditas lain seperti bawang merah dan gula pasir masih menunjukkan kenaikan harga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Adblock test (Why?)


BPS: Inflasi April 2024 Capai 0,25%, Didorong Sektor Transportasi - Bisnis.com
Read More

Beda Nasib Usai Sabda The Fed: Rupiah Tertawa, IHSG Menangis - CNBC Indonesia

Jakarta, CNBC Indonesia - Pasca pengumuman bank sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed) pergerakan nilai tukar rupiah menguat. Kondisi sebaliknya terjadi pada gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang anjlok.

Melansir data Refintiiv hingga pukul 10.00 WIB pada perdagangan Kamis (2/5/2024), rupiah bertengger di Rp16.195/US$ dengan penguatan 0,37%. Sementara IHSG pada waktu yang berdekatan anjlok hingga 1,29% ke posisi 7140,77.

Beda nasib antara rupiah dan IHSG terjadi setelah the Fed memutuskan menahan suku bunga di level tinggi, 5,25-5,50% untuk keenam kalinya secara beruntun. The Fed juga belum mengindikasikan kapan akan memangkas suku bunga. The Fed bahkan menegaskan jika mereka melihat kemajuan penurunan inflasi belum bergerak seperti yang mereka inginkan.

The Fed menegaskan tidak akan ada kenaikan suku bunga pada tahun ini. Namun, mereka juga mengatakan belum ada kemajuan berarti dalam penurunan inflasi sehingga akan menunggu lebih banyak data pendukung sebelum memangkas suku bunga acuan.

The Fed dalam rapat Federal Open Market Committee (FOMC) mengerek suku bunga sebesar 525 bps sejak Maret 2022 hingga Juli 2023. Mereka kemudian menahan suku bunga di level 5,25-5,50% pada September, November, Desember 2023, Januari 2024, Maret 2024, dan Mei 2024.

Kendati demikian, Chairman The Fed Jerome Powell mengatakan bahwa ia masih memperkirakan inflasi akan mereda sepanjang tahun ini.

Lebih lanjut, Powell menegaskan terlepas dari pemilihan presiden AS tahun ini, bank sentral terus membuat keputusan suku bunga secara independen dan jika tidak, hal ini dapat menimbulkan konsekuensi negatif.

Efek Suku Bunga Tinggi Bagi IHSG dan Rupiah

Secara keseluruhan, suku bunga yang bertahan di level tinggi cenderung berdampak negatif bagi pasar keuangan, terutama ke risk asset.

Hal tersebut kemudian tercermin pada gerak IHSG hari ini yang koreksi cukup dalam.

Selain itu, saham perbankan yang menyumbang porsi besar ke indeks juga turut menjadi pemberat. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) anjlok lebih dari 8% ke posisi Rp6300 per lembar telah menyeret IHSG turun paling dalam hingga 45,51 poin.

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menyusul dengan mengerek turun 15,17 poin, kemudian PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) sebanyak 9,07 poin dan PT Bank Central Asia Tbk 3,43 poin.

Terkoreksinya saham bank besar membuat sektor finansial jadi paling laggard hari ini, dengan penyusutan hingga 2,44%.

Sependapata dengan terkoreksi paling besar dari perbankan, Rully Wisnubroto, ekonom senior Mirae Asset Sekuritas Indonesia mengatakan "Kalau saya lihat pelemahan hari didominasi saham-saham perbankan, saya merasa masih ada kecenderungan asing melakukan jual dari pasar saham dalam negeri" tutur Rully kepada CNBC Indonesia.

Lebih lanjut, Dia juga menjelaskan dampak suku bunga naik terhadap perbankan

"Pasar mungkin saat ini masih bereaksi terhadap kenaikan suku bunga, yang dikhawatirkan akan berdampak kepada perlambatan loan growth. Dan pasar juga bereaksi terhadap rilis kinerja perusahaan-perusahaan, termasuk di sektor perbankan" terang Rully.

Beralih ke rupiah, ini malah berbeda nasib denganvIHSG terkhusus pergerakan hari ini.  Nilai tukar rupiah pada Kamis (2/5/2024) 11.30 WIB ada di posisi Rp 16.203 per US$1. Nilai tukar rupiah menguat tajam 0,32%.

Namun, jika melihat tren sebenarnya mata uang Garuda masih dalam pelemahan lantaran masih bergerak di level Rp16.000/US$.

Salah satu faktor yang menopang rupiah adalah melemahnya indeks dolar. Indeks dolar AS pada Kamis (2/5/2024) bergerak di posisi 105,74 atau lebih rendah dibandingkan dengan hari sebelumnya yang tercatat 106,221.

Meski begitu, indeks dolar AS (DXY) yang mulai terlihat melandai, menjauhi level 106. Jika ini semakin berlanjut turun, ada kemungkinan bisa menjadi pendongkrak untuk rupiah menguat dan memicu asing kembali masuk ke pasar keuangan RI.

CNBC INDONESIA RESEARCH

(tsn/tsn)
[Gambas:Video CNBC]

Adblock test (Why?)


Beda Nasib Usai Sabda The Fed: Rupiah Tertawa, IHSG Menangis - CNBC Indonesia
Read More

Harga Buyback Emas Antam Naik Rp16.000 Usai Putusan The Fed, Ada Cuan Jual - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA — Pergerakan harga buyback emas Antam rebound pada Kamis (2/5/2024).

Berdasarkan data dari laman resmi logammulia.com Kamis (2/5/2024), harga buyback atau pembelian kembali emas Antam 24 karat untuk ukuran 1 gram berada di Rp1.220.000 pada Kamis (2/5/2024). Posisi itu mencerminkan kenaikan Rp16.000 dari Rp1.204.000 pada Rabu (1/5/2024).

Untuk diketahui harga buyback emas batangan Antam LM mengikuti pergerakan harga dunia. Sesuai dengan PMK No 34/PMK.10/2017, penjualan kembali emas batangan ke Antam dengan nominal lebih dari Rp10 juta, dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang NPWP dan 3 persen untuk non NPWP). Adapun, PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai buyback. 

Buyback emas merupakan transaksi menjual kembali emas, baik dalam bentuk logam mulia, logam batangan, maupun perhiasan. Biasanya, harga yang dibanderol lebih rendah dari harga jual saat itu. 

Kendati demikian, buyback emas masih bisa mendatangkan keuntungan apabila terdapat selisih besar antara harga jual dan harga buyback.

Dalam catatan Bisnis, harga Antam cetakan 1 gram terpantau dipatok di Rp1.129.000 pada 2 Januari 2024. Artinya, sudah terdapat keuntungan Rp91.000 apabila mengacu ke harga buyback hingga Kamis (2/5/2024).

Sebagai informasi, The Fed mempertahankan suku bunga untuk pertemuan keenam berturut-turut. Dalam pidatonya, Powell mengatakan bahwa dibutuhkan waktu lebih lama dari yang diperkirakan agar inflasi ke target 2% Fed, yang pada dasarnya mengesampingkan penurunan suku bunga dalam waktu dekat.

"Kita bisa bersabar," katanya.

Powell mengisyaratkan bahwa The Fed akan memutuskan untuk memangkas suku bunga hanya jika bank sentral yakin bahwa inflasi kembali ke target 2%, tanpa memberikan indikasi waktu yang jelas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Adblock test (Why?)


Harga Buyback Emas Antam Naik Rp16.000 Usai Putusan The Fed, Ada Cuan Jual - Bisnis.com
Read More

Wednesday, May 1, 2024

Resmi, Inilah Harga BBM Pertamina per 1 Mei 2024 - KOMPAS.com

KOMPAS.com - PT Pertamina Patra Niaga resmi merilis daftar harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi berupa Pertamax Series dan Dex Series terbaru yang berlaku mulai Rabu (1/5/2024).

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting mengungkapkan, harga BBM per 1 Mei 2024 tidak ada yang mengalami kenaikan atau penurunan.

Saat ini harga Pertamax yakni Rp 12.950 per liter, Pertamax Green 95 Rp 13.900 per liter, dan Pertamax Turbo Rp 14.400 per liter.

Kemudian, harga BBM Dexlite sebesar Rp 14.550 per liter dan Pertamina Dex Rp 15.100 per liter.

Harga tersebut berlaku untuk wilayah Jawa dan wilayah dengan besaran pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB) sebesar 5 persen.

Adapun harga BBM BioSolar dan Pertalite juga tidak mengalami kenaikan per 1 Mei 2024.

Baca juga: SPBU di Bekasi Jual BBM Tercampur Air, Ini Penjelasan Pertamina

Penjelasan Pertamina soal harga BBM tetap sama

Meski harga minyak dunia merangkak naik dan nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika melemah, PT Pertamina melalui anak usahanya, PT Pertamina Patra Niaga tidak menaikkan harga BBM.

Irto mengatakan keputusan tidak mengubah harga BBM mengacu pada Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022.

Dalam aturan tersebut, formulasi harga BBM di antaranya dipengaruhi oleh nilai tukar dollar AS dan Mean of Plats Singapore (MOPS).

"Penyesuaian harga BBM nonsubsidi memang mengacu pada regulasi. Namun pada kondisi saat ini kami mendukung upaya pemerintah untuk menjaga stabilitas perekonomian," ujar Irto melalui keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Rabu.

Baca juga: Ramai soal Elpiji 3 Kg Disebut Berisi Air, Pertamina: Sesuai Namanya

Berikut rincian harga BBM Pertamina per liter yang berlaku mulai 1 Mei 2024:

  • Aceh
    • Pertalite: Rp 10.000
    • Biosolar: Rp 6.800
    • Pertamax: Rp 13.200
    • Pertamax Turbo: Rp 14.400
    • Pertamax Green 95: -
    • Dexlite: Rp 14.550
    • Pertamina Dex: Rp 15.100.
  • Free Trade Zone Sabang
    • Pertalite: Rp 10.000
    • Biosolar: Rp 6.800
    • Pertamax: Rp 12.100
    • Pertamax Turbo: -
    • Pertamax Green 95: -
    • Dexlite: Rp 13.200
    • Pertamina Dex: -.
  • Sumatera Utara
    • Pertalite: Rp 10.000
    • Biosolar: Rp 6.800
    • Pertamax: Rp 13.500
    • Pertamax Turbo: Rp 14.750
    • Pertamax Green 95: -
    • Dexlite: Rp 14.900
    • Pertamina Dex: Rp 15.450.
  • Sumatera Barat
    • Pertalite: Rp 10.000
    • Biosolar: Rp 6.800
    • Pertamax: Rp 13.500
    • Pertamax Turbo: Rp 14.750
    • Pertamax Green 95: -
    • Dexlite: Rp 14.900
    • Pertamina Dex: Rp 15.450.
  • Sumatera Selatan
    • Pertalite: Rp 10.000
    • Biosolar: Rp 6.800
    • Pertamax: Rp 13.500
    • Pertamax Turbo: Rp 14.750
    • Pertamax Green 95: -
    • Dexlite: Rp 14.900
    • Pertamina Dex: Rp 15.450.
  • Lampung
    • Pertalite: Rp 10.000
    • Biosolar: Rp 6.800
    • Pertamax: Rp 13.500
    • Pertamax Turbo: Rp 14.750
    • Pertamax Green 95: -
    • Dexlite: Rp 14.900
    • Pertamina Dex: Rp 15.450.
  • Riau
    • Pertalite: Rp 10.000
    • Biosolar: Rp 6.800
    • Pertamax: Rp 13.800
    • Pertamax Turbo: Rp 15.100
    • Pertamax Green 95: -
    • Dexlite: Rp 15.250
    • Pertamina Dex: Rp 15.800.
  • Kepulauan Riau
    • Pertalite: Rp 10.000
    • Biosolar: Rp 6.800
    • Pertamax: Rp 13.800
    • Pertamax Turbo: Rp 15.100
    • Pertamax Green 95: -
    • Dexlite: Rp 15.250
    • Pertamina Dex: Rp 15.800.
Ilustrasi SPBU Pertamina di JakartaDok. Pertamina Ilustrasi SPBU Pertamina di Jakarta
  • Free Trade Zone Batam
    • Pertalite: Rp 10.000
    • Biosolar: Rp 6.800
    • Pertamax: Rp 12.600
    • Pertamax Turbo: Rp 13.500
    • Pertamax Green 95: -
    • Dexlite: Rp 13.800
    • Pertamina Dex: Rp 14.400.
  • Jambi
    • Pertalite: Rp 10.000
    • Biosolar: Rp 6.800
    • Pertamax: Rp 13.500
    • Pertamax Turbo: Rp 14.750
    • Pertamax Green 95: -
    • Dexlite: Rp 14.900
    • Pertamina Dex: Rp 15.450.
  • Bengkulu
    • Pertalite: Rp 10.000
    • Biosolar: Rp 6.800
    • Pertamax: Rp 13.800
    • Pertamax Turbo: Rp 15.100
    • Pertamax Green 95: -
    • Dexlite: Rp 15.250
    • Pertamina Dex: Rp 15.800.
  • Bangka Belitung
    • Pertalite: Rp 10.000
    • Biosolar: Rp 6.800
    • Pertamax: Rp 13.500
    • Pertamax Turbo: Rp 14.750
    • Pertamax Green 95: -
    • Dexlite: Rp 14.900
    • Pertamina Dex: Rp 15.450.

Baca juga: Puluhan Motor Mogok karena Diisi Solar di Deli Serdang, Pertamina: SPBU Harus Ganti Rugi

  • DKI Jakarta
    • Pertalite: Rp 10.000
    • Biosolar: Rp 6.800
    • Pertamax: Rp 12.950
    • Pertamax Turbo: Rp 14.400
    • Pertamax Green 95: Rp 13.900
    • Dexlite: Rp 14.550
    • Pertamina Dex: Rp 15.100.
  • Banten
    • Pertalite: Rp 10.000
    • Biosolar: Rp 6.800
    • Pertamax: Rp 12.950
    • Pertamax Turbo: Rp 14.400
    • Pertamax Green 95: -
    • Dexlite: Rp 14.550
    • Pertamina Dex: Rp 15.100.
  • Jawa Barat
    • Pertalite: Rp 10.000
    • Biosolar: Rp 6.800
    • Pertamax: Rp 12.950
    • Pertamax Turbo: Rp 14.400
    • Pertamax Green 95: -
    • Dexlite: Rp 14.550
    • Pertamina Dex: Rp 15.100.
  • Jawa Tengah
    • Pertalite: Rp 10.000
    • Biosolar: Rp 6.800
    • Pertamax: Rp 12.950
    • Pertamax Turbo: Rp 14.400
    • Pertamax Green 95: -
    • Dexlite: Rp 14.550
    • Pertamina Dex: Rp 15.100.
  • DI Yogyakarta
    • Pertalite: Rp 10.000
    • Biosolar: Rp 6.800
    • Pertamax: Rp 12.950
    • Pertamax Turbo: Rp 14.400
    • Pertamax Green 95: -
    • Dexlite: Rp 14.550
    • Pertamina Dex: Rp 15.100.
  • Jawa Timur
    • Pertalite: Rp 10.000
    • Biosolar: Rp 6.800
    • Pertamax: Rp 12.950
    • Pertamax Turbo: Rp 14.400
    • Pertamax Green 95: Rp 13.900
    • Dexlite: Rp 14.550
    • Pertamina Dex: Rp 15.100.
  • Bali
    • Pertalite: Rp 10.000
    • Biosolar: Rp 6.800
    • Pertamax: Rp 13.200
    • Pertamax Turbo: Rp 14.400
    • Pertamax Green 95: -
    • Dexlite: Rp 14.550
    • Pertamina Dex: Rp 15.100.
  • Nusa Tenggara Barat
    • Pertalite: Rp 10.000
    • Biosolar: Rp 6.800
    • Pertamax: Rp 13.200
    • Pertamax Turbo: Rp 14.400
    • Pertamax Green 95: -
    • Dexlite: Rp 14.550
    • Pertamina Dex: Rp 15.100.
  • Nusa Tenggara Timur
    • Pertalite: Rp 10.000
    • Biosolar: Rp 6.800
    • Pertamax: Rp 13.200
    • Pertamax Turbo: Rp 14.400
    • Pertamax Green 95: -
    • Dexlite: Rp 14.550
    • Pertamina Dex: Rp 15.100.
  • Kalimantan Barat
    • Pertalite: Rp 10.000
    • Biosolar: Rp 6.800
    • Pertamax: Rp 13.500
    • Pertamax Turbo: Rp 14.750
    • Pertamax Green 95: -
    • Dexlite: Rp 14.900
    • Pertamina Dex: Rp 15.450.
  • Kalimantan Tengah
    • Pertalite: Rp 10.000
    • Biosolar: Rp 6.800
    • Pertamax: Rp 13.500
    • Pertamax Turbo: Rp 14.750
    • Pertamax Green 95: -
    • Dexlite: Rp 14.900
    • Pertamina Dex: Rp 15.450.
  • Kalimantan Selatan
    • Pertalite: Rp 10.000
    • Biosolar: Rp 6.800
    • Pertamax: Rp 13.500
    • Pertamax Turbo: Rp 14.750
    • Pertamax Green 95: -
    • Dexlite: Rp 14.900
    • Pertamina Dex: Rp 15.450.
  • Kalimantan Timur
    • Pertalite: Rp 10.000
    • Biosolar: Rp 6.800
    • Pertamax: Rp 13.500
    • Pertamax Turbo: Rp 14.750
    • Pertamax Green 95: -
    • Dexlite: Rp 14.900
    • Pertamina Dex: Rp 15.450.
  • Kalimantan Utara
    • Pertalite: Rp 10.000
    • Biosolar: Rp 6.800
    • Pertamax: Rp 13.500
    • Pertamax Turbo: Rp 14.750
    • Pertamax Green 95: -
    • Dexlite: Rp 14.900
    • Pertamina Dex: Rp 15.450.
  • Sulawesi Utara
    • Pertalite: Rp 10.000
    • Biosolar: Rp 6.800
    • Pertamax: Rp 13.500
    • Pertamax Turbo: Rp 14.750
    • Pertamax Green 95: -
    • Dexlite: Rp 14.900
    • Pertamina Dex: Rp 15.450.
  • Gorontalo
    • Pertalite: Rp 10.000
    • Biosolar: Rp 6.800
    • Pertamax: Rp 13.500
    • Pertamax Turbo: Rp 14.750
    • Pertamax Green 95: -
    • Dexlite: Rp 14.900
    • Pertamina Dex: Rp 15.450.
  • Sulawesi Tengah
    • Pertalite: Rp 10.000
    • Biosolar: Rp 6.800
    • Pertamax: Rp 13.500
    • Pertamax Turbo: Rp 14.750
    • Pertamax Green 95: -
    • Dexlite: Rp 14.900
    • Pertamina Dex: Rp 15.450.

Baca juga: Viral, Video Petugas SPBU Tak Isi BBM Sesuai dengan yang Dibayarkan Konsumen, Ini Penjelasan Pertamina

  • Sulawesi Tenggara
    • Pertalite: Rp 10.000
    • Biosolar: Rp 6.800
    • Pertamax: Rp 13.500
    • Pertamax Turbo: Rp 14.750
    • Pertamax Green 95: -
    • Dexlite: Rp 14.900
    • Pertamina Dex: Rp 15.450.
  • Sulawesi Selatan
    • Pertalite: Rp 10.000
    • Biosolar: Rp 6.800
    • Pertamax: Rp 13.500
    • Pertamax Turbo: Rp 14.750
    • Pertamax Green 95: -
    • Dexlite: Rp 14.900
    • Pertamina Dex: Rp 15.450.
  • Sulawesi Barat
    • Pertalite: Rp 10.000
    • Biosolar: Rp 6.800
    • Pertamax: Rp 13.500
    • Pertamax Turbo: Rp 14.750
    • Pertamax Green 95: -
    • Dexlite: Rp 14.900
    • Pertamina Dex: Rp 15.450.
  • Maluku
    • Pertalite: Rp 10.000
    • Biosolar: Rp 6.800
    • Pertamax: Rp 13.500
    • Pertamax Turbo: -
    • Pertamax Green 95: -
    • Dexlite: Rp 14.900
    • Pertamina Dex: -.
  • Maluku Utara
    • Pertalite: Rp 10.000
    • Biosolar: Rp 6.800
    • Pertamax: Rp 13.500
    • Pertamax Turbo: -
    • Pertamax Green 95: -
    • Dexlite: Rp 14.900
    • Pertamina Dex: -.
  • Papua
    • Pertalite: Rp 10.000
    • Biosolar: Rp 6.800
    • Pertamax: Rp 13.500
    • Pertamax Turbo: Rp 14.750
    • Pertamax Green 95: -
    • Dexlite: Rp 14.900
    • Pertamina Dex: -.
  • Papua Barat
    • Pertalite: Rp 10.000
    • Biosolar: Rp 6.800
    • Pertamax: Rp 13.500
    • Pertamax Turbo: -
    • Pertamax Green 95: -
    • Dexlite: Rp 14.900
    • Pertamina Dex: Rp 15.450.
  • Papua Selatan
    • Pertalite: Rp 10.000
    • Biosolar: Rp 6.800
    • Pertamax: Rp 13.500
    • Pertamax Turbo: -
    • Pertamax Green 95: -
    • Dexlite: Rp 14.900
    • Pertamina Dex: -.
  • Papua Pegunungan
    • Pertalite: Rp 10.000
    • Biosolar: Rp 6.800
    • Pertamax: Rp 13.500
    • Pertamax Turbo: -
    • Pertamax Green 95: -
    • Dexlite: Rp 14.900
    • Pertamina Dex: -.
  • Papua Tengah
    • Pertalite: Rp 10.000
    • Biosolar: Rp 6.800
    • Pertamax: Rp 13.500
    • Pertamax Turbo: -
    • Pertamax Green 95: -
    • Dexlite: Rp 14.900
    • Pertamina Dex: -.
  • Papua Barat Daya
    • Pertalite: Rp 10.000
    • Biosolar: Rp 6.800
    • Pertamax: Rp 13.500
    • Pertamax Turbo: -
    • Pertamax Green 95: -
    • Dexlite: Rp 14.900
    • Pertamina Dex: Rp 15.450.

Baca juga: Pengguna Pertamax Disebut Berhak Serobot Antrean Pertalite, Ini Kata Pertamina

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Adblock test (Why?)


Resmi, Inilah Harga BBM Pertamina per 1 Mei 2024 - KOMPAS.com
Read More

Microsoft Investasi Rp 27,6 Triliun di RI, Luhut: Tidak Akan Menyesal - Kompas.com

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B. Pandjaitan memastikan Microsoft tidak akan menyesal berinvestasi di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Luhut saat menghadiri "Microsoft Build: AI Day" di Jakarta Convention Center (JCC) pada Selasa (30/4/2024).

"Saya pikir jika anda (Microsoft) berinvestasi di Indonesia, anda tidak akan menyesal. Saya berjanji. Sebab, semua insentif yang bisa anda dapat di mana saja, bisa anda dapatkan di sini," kata Luhut dalam keterangan tertulis melalui laman resmi Kemenkomarves, Rabu (1/5/2024).

Baca juga: Ini Alasan Microsoft Investasi Rp 27,6 Triliun di Indonesia

Luhut mengatakan, dirinya sudah berkoordinasi dengan Presiden Indonesia (Jokowi) terkait kerja sama ini.

Ia juga mengatakan, pemerintah Indonesia akan memberikan berbagai insentif bagi Microsoft seperti halnya India, Thailand, dan negara lainnya.

“Saya katakan di depan Presiden, kirim tim anda (Microsoft) untuk mengunjungi kami, dan kita bisa mendiskusikan detail tentang investasi anda di Indonesia, dan kami dengan senang hati untuk mengakomodasikannya, dengan berbagai insentif yang diterima Microsoft di India, Thailand, dan negar-negara lain,” ujarnya.

"Kami bisa berikan lebih baik dari yang lainnya. Jadi kami siap menerima tim kalian, kapan pun, minggu depan, atau kapan pun. Jadi ini Indonesia, dan kami sangat menerima baik Microsoft, dan kalian bisa gunakan peluang ini untuk berinvestasi di Indonesia,” ucap dia.

Untuk diketahui, Microsoft telah mengumumkan investasi sebesar 1,7 miliar dollar AS atau setara Rp 27,6 triliun untuk membangun infrastruktur komputasi awan (cloud) dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) di Indonesia selama empat tahun.

Tidak hanya membangun infrastruktur teknologi, dengan dana investasi itu Microsoft juga akan memberikan keterampilan di bidang AI kepada 840.000 orang.

Komitmen investasi itu telah disampaikan CEO Microsoft Satya Nadella kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Selasa (30/4/2024) di Istana Negara, Jakarta Pusat.

Investasi Microsoft tersebut jauh lebih besar daripada Apple, yang hanya menggelontorkan Rp 1,6 triliun untuk membangun empat sarana pendidikan yakni Apple Developer Academy di Indonesia.

Baca juga: Apple hingga Microsoft Investasi di RI, Pengamat: Jangan Sampai Kita Hanya Dijadikan Pasar

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Adblock test (Why?)


Microsoft Investasi Rp 27,6 Triliun di RI, Luhut: Tidak Akan Menyesal - Kompas.com
Read More

Kloningan Vespa 946 Christian Dior Cuma Rp 13 Juta - Otomotif Kompas.com


JAKARTA, KOMPAS.com - Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2024 disebut sebagai pameran khusus kendaraan listrik terbesar di Asia Tenggara. PEVS 2024 sendiri berkolaborasi dengan Asiabike Jakarta (ABJ).

Asiabike Jakarta menarik sebab bisa disebut sebagai gerbang invansi motor listrik dan suku cadang asal China. Berbagai merek hadir untuk mencari partner bisnis di Indonesia atau jualan dengan merek sendiri.

Baca juga: Persiapkan Ekspor, Motor Listrik Gesits Diminati di Afrika

Ofero PicassioKOMPAS.com/Gilang Ofero Picassio

Salah satu motor yang menarik di pameran ini ialah motor listrik Ofero Picassio. Modelnya langsung menyorot perhatian karena bisa disebut kloningan Vespa 946 yang merupakan model flagship Vespa.

Kemiripannya dapat dilihat dari bentuk secara keseluruhan. Mulai dari bentuk lampu yang agak "monyong" dan tebeng depan. Kemudian bentuk tepong belakang yang runcing juga mengingatkan bentuk Vespa 946.

Baca juga: Deretan Motor Listrik yang Bisa Dicoba di PEVS 2024

Ofero Picassio punya tiga pilihan warna yaitu putih, oranye, dan hitam. Tetapi, yang paling menarik ialah warna putih dengan sentuhan emas. Warna yang menjadi varian Vespa 946 paling mahal yaitu 946 Christian Dior.

Ofero PicassioKOMPAS.com/Gilang Ofero Picassio

Baca juga: Spesifikasi Mobil Listrik Neta V-II

"Harganya Rp 13 juta sudah dengan subsidi. Kalau tanpa subsisi itu Rp 20 juta. Ini barangnya inden sekitar empat bulan. Karena ini motor ini pakai STNK," ujar salah satu wiraniaga Ofero kepada Kompas.com, Selasa (30/4/2024).

Harga Rp 13 juta bisa dikatakan murah dibandingkan 946 Christian Dior yang punya banderol Rp 465 jutaan.

Ofero Picassio menggunakan baterai lithium 72V24Ah. Dinao alias motor listrik berdaya 25 kWh dan mampu mencapai kecepatan 80 kpj. Motor bisa mengangkut penumpang sampai bobot 180 kg.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Adblock test (Why?)


Kloningan Vespa 946 Christian Dior Cuma Rp 13 Juta - Otomotif Kompas.com
Read More

Spek Wuling Cloud EV di Indonesia: Cuma Satu Varian, Harga Rp 410 Juta - detikOto

Jakarta -

Wuling Cloud EV resmi dibuka pemesanannya dalam ajang Periklindo Electric Vehicles Show (PEVS) 2024, Selasa (30/4/2024). Hanya satu varian yang dijual di Indonesia, berikut ini spesifikasinya!

Wuling Cloud EV diproduksi lokal di Delta Mas, Cikarang Pusat, Kab. Bekasi, Jawa Barat. Pengiriman dijadwalkan mulai Mei 2024.

Eksterior

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari segi tampilan Cloud EV, mobil hatchback ini terinspirasi dari lekukan dan bentuk awan (Cloud Shaped Design), dengan siluet melengkung tanpa sudut tajam. Rancang bangun tersebut menambah kesan minimalis yang ramah dan lembut.

Lanjut fascia depan dihiasi bentangan lampu DRL horizontal di bagian tengah dengan lampu sein LED di kiri dan kanan, serta LED projector headlamp di bagian bawahnya.

ADVERTISEMENT
Wuling Cloud EVWuling Cloud EV Foto: Ridwan Arifin

Di bagian samping, Cloud EV mengaplikasikan desain aerodinamis. Mobil listrik ini dibekali dengan Multifunctional Rearview Mirror dan Hidden Inductive Door Handles, yang menambah kesan sleek pada bagian pintu. Medium Hatchback listrik ini menggunakan velg alloy berukuran 18 inci dengan desain yang terinspirasi dari Bianglala.

Pada bagian belakang, buritan mobil ini tampil modern dengan LED position lamp horizontal dan lampu belakang LED dengan High Stop Mount Lamp serta built-in antenna.

Interior

Kesan nyaman dan lembut pun ditonjolkan melalui desain bangku Italian Bubble Sofa Style yang dapat diatur secara elektrik enam arah di kursi pengemudi dan empat arah di kursi penumpang depan. Material premium berkualitas pun makin menambah impresi berkelas di ruang kabin yang melapisi dashboard, sandaran tangan pada door trim, hingga konsol tengah. Tidak ketinggalan lapisan kulit juga membalut lingkar kemudi yang dihiasi berbagai tombol pengoperasian fungsi.

Semakin menambah kesan modern dan berkelas, Wuling Cloud EV dibekali dua layar besar pada bagian dashboard. Segala informasi kendaraan dapat dipantau pengemudi melalui layar 8.8 Inch Multi Information Display. Di samping itu, pusat kendali fitur serta hiburan canggih terintegrasi di layar head unit 15.6 Inch LED Central Control Screen yang berada di tengah. Kedua layar tersebut memiliki resolusi yang tinggi untuk memaksimalkan visual bagi pengguna Cloud EV.

Untuk mendukung daya tampung, Cloud EV mengusung ruang kabin yang lega dengan 18 kompartemen penyimpanan. Tidak hanya itu, penyimpanan barang juga didukung bagasi deep sunk dengan volume hingga 606 liter. Bila membutuhkan ruang bagasi yang lebih, pengguna dapat melipat bangku belakang hingga rata untuk mendapatkan volume maksimal 1.707 liter.

Hal unik terkait interior Cloud EV ialah Sofa Mode yang menambah kenyamanan dalam kabin. Fungsi ini dioperasikan dengan cara merebahkan bangku baris pertama dengan maksimal kemudian merebahkan bangku belakang hingga 135°, sehingga keseluruhan kursi menyerupai sofa panjang yang nyaman. Sofa Mode dapat digunakan saat beristirahat dalam perjalanan.

Wuling Cloud EV di IIMS 2024Wuling Cloud EV Foto: Rangga Rahadiansyah/detikOto

Dimensi

Wuling Cloud EV sebagai mobil hatchback terbilang pas untuk diajak ke perkotaan. Mobil berkapasitas 5-penumpang ini punya dimensinya yang lebih gede dari BinguoEV.

Mobil ini memiliki panjang 4.295 mm, lebar 1.850 mm, dan tinggi 1.652 mm. Sedangkan wheelbase-nya 2.700 mm.

Fitur-fitur

Untuk memaksimalkan kenyamanan, Wuling Cloud EV dibekali beberapa fitur unggulan di antaranya:

- Digital AC with PM 2.5 Filter
- Air Conditioning di baris kedua
- All Around 360
- Multifunction Switch Steering Eheel
- Keyless Entry & Smart Start System
- USB Port 20W with Fast-Charging
- Wireless Charging
- Speakers 6 Unit
- AM/FM Radio, USB, Bluetooth
- Full Vehicle Control via Head Unit
- Smart Electric Tailgate
- Smart Door Lock/Unlock

Wuling Smart Ecosystem

- Advanced Driver Assistance System IADAS)
- Wuling Indonesian Command (WIND)
- Real-time Vehicle Monitoring via MyWuling+ App

Baterai, performa, dan harga

Wuling Cloud EV hanya tersedia varian dengan baterai Lithium Iron Phosphate 50,6 kWh dengan jarak tempuh 460 km.

Untuk harga, Wuling merilis harga estimasi Rp 410 juta. Rencananya harga mobil listrik ini akan dirilis bulan Mei.

Simak Video "Wuling Pamerkan Cloud EV di IIMS 2024, Jarak Tempuh Sampai 505 Km"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/lua)

Adblock test (Why?)


Spek Wuling Cloud EV di Indonesia: Cuma Satu Varian, Harga Rp 410 Juta - detikOto
Read More

Hyundai Pamer SUV Listrik Konsep Neira di GIIAS 2026, Bakal Dirakit Lokal - Kompas.com

[unable to retrieve full-text content] Hyundai Pamer SUV Listrik Konsep Neira di GIIAS 2026, Bakal Dirakit Lokal    Kompas.com Pameran Otomo...