Rechercher dans ce blog

Thursday, July 4, 2024

Harga Emas Antam Pecah Rekor! Harganya Rp1.378.000/Gram - CNBC Indonesia

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas Logam Mulia produksi PT Aneka Tambang Tbk pada Kamis (4/7/2024) di butik emas LM Graha Dipta Pulo Gadung tercatat Rp1.378.000, melesat Rp13.000 per gram.

Begitu juga dengan harga buyback (harga yang digunakan ketika menjual emas kembali) berada di posisi Rp1.248.000 per gram, melejit Rp13.000.

Harga emas Antam menguat seiring dengan emas dunia yang melejit. Menurut data Refinitiv pada perdagangan Rabu (3/7/2024) harga emas dunia di pasar spot ditutup melesat 1,15% menjadi US$2.356,06 per troy ons.

Para pejabat The Fed pada pertemuan terakhirnya mengakui perekonomian AS tampak melambat dan "tekanan harga mulai berkurang," berdasarkan risalah sesi dua hari yang diadakan pada 11-12 Juni.

Pasar saat ini melihat peluang 68% bagi The Fed untuk memangkas suku bunga pada bulan September dan satu kali lagi pada Desember. Suku bunga yang lebih rendah mengurangi biaya peluang untuk memegang emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil.

Permohonan tunjangan pengangguran AS yang pertama kali meningkat. Sementara jumlah orang yang masuk dalam daftar pengangguran terus meningkat ke level tertinggi dalam 2-1/2 tahun menjelang akhir bulan Juni, konsisten dengan penurunan bertahap di pasar tenaga kerja.

Ukuran aktivitas sektor jasa AS merosot ke level terendah dalam empat tahun pada bulan Juni di tengah penurunan tajam dalam pesanan, yang berpotensi mengisyaratkan hilangnya momentum perekonomian pada akhir kuartal kedua.

CNBC Indonesia Research

Saksikan video di bawah ini:

Racikan Reksa Dana BRI-MI & Strategi Capai Target 35% Investor Ritel

Next Article The Fed Galau Soal Suku Bunga, Harga Emas Antam Dijual Lebih Murah
(ras/ras)

Adblock test (Why?)


Harga Emas Antam Pecah Rekor! Harganya Rp1.378.000/Gram - CNBC Indonesia
Read More

Bikin Rupiah Babak Belur, Bank Sentral AS Belum Mau Pangkas Suku Bunga - detikFinance

Jakarta -

Bank Sentral Amerika Serikat atau The Federal Reserve (The Fed) tampaknya belum siap untuk menurunkan suku bunga acuannya. Kebijakan itulah yang menjadi salah satu penyebab nilai tukar dolar AS terus mendominasi rupiah

Dalam risalah rapat pejabat Fed bulan Juni menunjukkan, inflasi telah bergerak ke arah yang benar, namun tidak cepat bagi mereka untuk menurunkan suku bunga.

"Para peserta menegaskan bahwa data tambahan yang positif diperlukan untuk memberi mereka keyakinan yang lebih besar bahwa inflasi bergerak secara berkelanjutan menuju 2%," demikian ringkasan pertemuan tersebut seperti dikutip dari CNBC, Kamis (4/7/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meskipun risalah tersebut mencerminkan adanya pertentangan, bahkan beberapa di antaranya menunjukkan kecenderungan untuk menaikkan suku bunga acuan, rapat menyimpulkan bahwa mereka memutuskan untuk mempertahankan suku bunga.

The Fed menargetkan inflasi tahunan sebesar 2%. Angka ini telah dilampaui sejak awal tahun 2021.

ADVERTISEMENT

Para pejabat pada pertemuan tersebut mengatakan data telah membaik akhir-akhir ini, meskipun mereka menginginkan lebih banyak bukti bahwa hal tersebut akan terus berlanjut.

Peserta pertemuan menekankan bahwa mereka memperkirakan tidak akan tepat untuk menurunkan suku bunga sampai informasi tambahan muncul. Hal ini untuk memberi mereka keyakinan lebih besar bahwa inflasi bergerak secara berkelanjutan menuju sasaran 2%.

Dalam pertemuan tersebut, para pengambil kebijakan juga memberikan pembaharuan (update) mengenai proyeksi perekonomian dan kebijakan moneter dalam beberapa tahun ke depan.

(acd/das)

Adblock test (Why?)


Bikin Rupiah Babak Belur, Bank Sentral AS Belum Mau Pangkas Suku Bunga - detikFinance
Read More

Wednesday, July 3, 2024

Targetkan Produksi Kendaraan Listrik 600.000 Unit Per Tahun, Luhut: Hemat Subsidi BBM Rp 131 Miliar - Kompas.com

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah menargetkan kapasitas produksi kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) dalam negeri mencapai 600.000 unit pertahun pada 2030.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, seiring penggunaan kendaraan listrik itu maka dapat subsidi bahan bakar minyak (BBM) dapat dihemat hingga Rp 131 miliar pertahun.

Selain itu, penggunaan kendaraan listrik juga dapat mengurangi impor BBM hingga 45 juta liter per tahun dan mengurangi emisi karbondioksida sekitar 160.000 ton per tahun.

"Angka ini akan bertambah seiring jumlah kendaraan yang beredar," ujarnya saat peresmian pabrik baterai kendaraan listrik PT Hyundai LG Industry (HLI) Green Power di Karawang, Jawa Barat, Rabu (3/7/2024).

Baca juga: China Gelontorkan Rp 3.787 Triliun untuk Kembangkan Industri Kendaraan Listrik

Target produksi KBLBB itu salah satunya akan dikontribusikan olh Hyundai yang nantinya dapat memproduksi 50.000 unit mobil Kona Electric per tahun.

Mobil Kona Electric ini juga akan menggunakan baterai yang diproduksi di Indonesia sehingga tingkat komponen dalam negeri (TKDN) juga akan meningkat.

"Nilai TKDN KBLBP yang awalnya 40 persen naik jauh lebih tinggi menjadi 80 persen. Ini merupakan langkah awal untuk mendorong peningkatan nilai tambah dari industri dalam negeri," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo bersama Menko Luhut dan Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia meresmikan pabrk sel baterai mobil listrik pertama di Indonesia hasil kerja sama dua pabrikan asal Korea Selatan, LG Energy Solution dan Hyundai Motor Group menjadi PT HLI Green Power.

Fasilitas pabrik yang bertempat di Karawang New Industry City (KNIC) diklaim menjadi yang terbesar di Asia Tenggara.

Proyek akbar yang telah diumumkan sejak 2019 ini melahap dana sebesar 1,55 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 21,8 triliun. Pabrik akan memiliki kapasitas terpasang 10 gigawatt hour (GWh).

Dengannya, maka ekosistem industri kendaraan listrik nasional semakin lengkap, mendekatkan Indonesisa jadi negara penting dalam pengembangan EV nasional.

Di sisi lain, Hyundai juga disebut berinvestasi 60 juta dollar AS atau Rp 929,22 miliar dalam rangka pembangunan Hyundai Energy Indonesia (HEI) untuk manufaktur sistem baterai. Pabrik ini akan memproduksi 50.000 sistem baterai per tahun.

Baca juga: Ungkap Cara Kerja Family Office, Luhut: Orang Superkaya Dunia Simpan Duit di Indonesia, Bebas Pajak...

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Adblock test (Why?)


Targetkan Produksi Kendaraan Listrik 600.000 Unit Per Tahun, Luhut: Hemat Subsidi BBM Rp 131 Miliar - Kompas.com
Read More

Bisikan Powell Gerakan Pasar, Berburu Cuan dari ADRO hingga BRMS - Investor.ID

JAKARTA, investor.id - Pilarmas Investindo Sekuritas memprediksi Indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat terbatas pada Rabu (3/7/2024). IHSG hari ini diperkirakan bergerak pada support dan resistance di level 7.090 – 7.160. Perusahaan efek itu merekomendasikan berburu cuan dari ADRO hingga BRMS.

“Ada potensi koreksi, tetap hati hati,” tulis Pilarmas dalam risetnya, Rabu (3/7/2024).

Pada perdagangan Selasa (2/7/2024), IHSG ditutup melemah 33,99 poin (0,48%) ke level 7.105. Sebagian besar sektor saham melemah dan pelemahan terdalam terjadi pada sektor transportasi yang jatuh 1,51%. 

Advertisement

Pilarmas mengatakan, Ketua The Fed Jerome Powell berbisik bahwa data ekonomi yang ada saat ini telah menunjukkan inflasi telah kembali kepada jalur untuk mengalami penurunan, meskipun semua pejabat The Fed masih memerlukan lebih banyak bukti yang jelas sebelum menurunkan tingkat suku bunga. Tapi Powell juga berbisik bahwa dirinya tidak ingin memberikan gambaran yang lebih jelas terhadap kapan penurunan tingkat suku bunga untuk pertama kalinya akan diturunkan pada tahun ini.

“The Fed sejauh ini telah melihat bahwa sudah cukup banyak kemajuan secara data ekonomi dalam mengurangi inflasi, dan The Fed berharap bahwa penurunan dapat terus berlanjut. Perekonomian Amerika Serikat (AS) saat ini telah ditopang oleh pasar tenaga kerja yang kuat, sehingga perekonomian mampu bertahan hingga saat ini,” tambah Pilarmas.

Pilarmas menilai, dalam diskusi bersama dengan Christine Lagarde, dan Campos Neto, tampaknya Powell sedikit iri dengan Bank Sentral Eropa yang telah menurunkan tingkat suku bunga sebanyak 25 bps. Yang tentunya membuat Lagarde berada di fase yang jauh lebih baik. Terutama setelah data inflasi Eropa yang keluar hari ini, dimana inflasi Eropa secara MoM tidak berubah di 0.2%, namun secara YoY lagi lagi mengalami penurunan dari sebelumnya 2.6% menjadi 2.5%.

“Oleh sebab itu kami melihat masih ada satu hingga dua kali lagi Bank Sentral Eropa akan menurunkan tingkat suku bunga, dimana bulan September dan Desember tampaknya telah dipersiapkan untuk itu. Atas dasar inilah, imbal hasil US Treasury bergegas untuk turun, dimana untuk yang 10y turun menjadi 4.43%, sebuah harapan untuk mendorong penguatan bagi pasar saham dan obligasi pada hari ini,” tambah Pilarmas.

Pilarmas merekomendasikan berburu cuan dari ADRO hingga BRMS, yaitu:

Editor: Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
IDTV Link
LIVE STREAMING

Saksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV

BAGIKAN

Adblock test (Why?)


Bisikan Powell Gerakan Pasar, Berburu Cuan dari ADRO hingga BRMS - Investor.ID
Read More

Tuesday, July 2, 2024

Aktivitas Manufaktur RI Terjun Bebas Hingga Ekonomi Jepang Minus - CNBC Indonesia

Adblock test (Why?)


Aktivitas Manufaktur RI Terjun Bebas Hingga Ekonomi Jepang Minus - CNBC Indonesia
Read More

Kengerian Dibalik Deflasi, Daya Beli Rendah & Lapangan Kerja Menyempit! - CNBC Indonesia

Adblock test (Why?)


Kengerian Dibalik Deflasi, Daya Beli Rendah & Lapangan Kerja Menyempit! - CNBC Indonesia
Read More

Monday, July 1, 2024

Asing Mulai Net Buy Lagi, Saham Ini Dikoleksi - Investor.ID

JAKARTA, investor.id – Investor asing mulai kembali melakukan transaksi beli bersih (net buy) saham sebesar Rp 185,4 miliar di seluruh pasar Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (1/7/2024). Dengan begitu, total transaksi jual bersih (net sell) asing sepanjang tahun berjalan ini menjadi Rp 7,5 triliun.

Hari ini, net buy terbesar di pasar reguler terjadi pada saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) sebesar Rp 114,3 miliar. Selain mengoleksi saham BMRI, asing juga mengakumulasi saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN). Nilai net buy saham BBCA sebesar Rp 99,2 miliar dan AMMN Rp 80,1 miliar.

Sebaliknya, net sell terbanyak oleh investor asing lagi-lagi melanda saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mencapai Rp 156,7 miliar. Kemudian, saham PT United Tractors Tbk (UNTR) dan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN). Namun, nilainya tidak signifikan. Net sell saham UNTR sebesar Rp 37 miliar dan BREN Rp 24 miliar.

Advertisement

Sementara itu, indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini ditutup melonjak 76,04 poin (1,08%) ke level 7.139,6. Dengan demikian, IHSG menguat selama empat hari beruntun. Sebanyak 321 saham terpantau naik, 233 saham turun, dan 241 saham stagnan.

Adapun total nilai transaksi di bursa hari ini mencapai Rp 13,9 triliun. Volume perdagangan sebanyak 14,68 miliar saham dengan frekuensi sebanyak 921.585 kali.

Sebagian besar sektor saham menguat pada penutupan pasar hari ini. Penguatan terbesar terjadi di sektor transportasi sebesar 3,24%. Diikuti, penguatan di sektor barang baku 2,93%, sektor energi 2,26%, dan sektor teknologi 0,29%.

Sedangkan pelemahan terjadi di sektor barang konsumsi non primer 0,29%, sektor keuangan 0,22%, sektor properti 0,19%, sektor kesehatan 0,14%, dan sektor infrastruktur 0,09%.

Saham Top Cuan 

Editor: Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
IDTV Link
LIVE STREAMING

Saksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV

BAGIKAN

Adblock test (Why?)


Asing Mulai Net Buy Lagi, Saham Ini Dikoleksi - Investor.ID
Read More

Hyundai Pamer SUV Listrik Konsep Neira di GIIAS 2026, Bakal Dirakit Lokal - Kompas.com

[unable to retrieve full-text content] Hyundai Pamer SUV Listrik Konsep Neira di GIIAS 2026, Bakal Dirakit Lokal    Kompas.com Pameran Otomo...