Rechercher dans ce blog

Sunday, July 7, 2024

Adu Mekanik Super App Bank Mandiri, BNI, BRI, Hingga BCA, Mana Paling Moncer? - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA -- Sejumlah bank jumbo di Indonesia, seperti PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia (persero) Tbk. (BBRI), PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) hingga PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI), semakin agresif dalam mengembangkan aplikasi super atau super app mereka. Langkah ini menimbulkan pertanyaan mengenai seberapa besar nilai transaksi yang dihasilkan oleh aplikasi-aplikasi tersebut.

Pekan lalu, BNI meluncurkan super app bernama wondr by BNI. Direktur Utama BNI, Royke Tumilaar, menjelaskan bahwa peluncuran wondr by BNI adalah bagian dari transformasi BNI dalam menghadirkan inovasi di bidang aplikasi perbankan.

Lock Premium

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca konten premium

Nikmati gratis akses baca 3 artikel Konten Premium!

Masuk/ daftar

Adblock test (Why?)


Adu Mekanik Super App Bank Mandiri, BNI, BRI, Hingga BCA, Mana Paling Moncer? - Bisnis.com
Read More

IHSG Mau ke Mana Lagi? INCO, ASII, hingga GGRM Masuk Radar - Investor.ID

JAKARTA, investor.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) secara teknis membentuk pola upper shadow panjang kedua berturut-turut pada perdagangan Jumat (5/7/2024). Stochastic RSI masih berada di area jenuh beli (overbought).

“Sementara, volume transaksi mulai menunjukkan penurunan dibanding rata-rata pekan lalu. Hal ini mengindikasikan akumulasi beli mulai terbatas. Waspadai potensi profit taking,” tulis Phintraco Sekuritas dalam ulasannya, yang dikutip pada Minggu (7/7/2024).

Meski demikian, sentimen pasar pada Senin (8/7) bisa saja berubah, seiring rilis data sektor ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS). Para pelaku pasar berekspektasi non farm payrolls turun menjadi 190 ribu pada Juni 2024 dari 272 ribu pada Mei 2024. Dengan begitu, unemployment rate tetap sebesar 4% pada Juni 2024.

Advertisement

“Kondisi itu diyakini bisa menambah tekanan bagi The Fed untuk mempertimbangkan pemangkasan suku bunga acuan lebih awal,” sebut Phintraco Sekuritas. Sebagai informasi, antisipasi terhadap data tersebut telah mendorong penguatan nilai tukar rupiah ke Rp 16.275 per dolar AS pada Jumat sore (5/7).

Perusahaan efek tersebut memperkirakan level support IHSG di 7.140 dan resistance 7.250 pada Senin (8/7). Adapun level pivot di 7.200.

Saham-saham yang menjadi pilihan teratas adalah INCO, MEDC, AMRT, ICBP, TLKM, dan EXCL.

ASII hingga GGRM 

Editor: Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
IDTV Link
LIVE STREAMING

Saksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV

BAGIKAN

Adblock test (Why?)


IHSG Mau ke Mana Lagi? INCO, ASII, hingga GGRM Masuk Radar - Investor.ID
Read More

Khusus Hari Ini! Beli Smart TV Diskon Gede di Transmart Full Day Sale - detikFinance

Jakarta -

Beli TV banyak diskonnya di Transmart Full Day Sale hari ini. Potongan harga berlaku sejak toko buka sampai pukul 22.00 waktu setempat di seluruh gerai Transmart di Indonesia.

Di Transmart Full Day Sale, pembeli bisa mendapatkan LED TV 50" UHD Smart dengan harga promo mulai Rp 5.299.000/unit. Harga itu sudah potongan dari harga normal mulai Rp 6.049.000/unit.

Jika pembayaran menggunakan Allo Prime, kartu kredit Bank Mega atau Bank Mega Syariah, bisa dapat potongan lagi 20% menjadi mulai Rp 4.239.200/unit. Artinya pembeli bisa hemat Rp 1.809.800 dari harga normal saat membeli LED TV 50" UHD Smart.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jika mencari ukuran yang lebih besar, ada LED TV 65" UHD Smart dengan harga promo mulai Rp 9.049.000/unit. Harga itu sudah potongan dari normalnya mulai Rp 11.209.000/unit.

Jika pembayaran menggunakan Allo Prime, kartu kredit Bank Mega atau Bank Mega Syariah, bisa dapat potongan harga lagi 20% menjadi hanya Rp 7.239.200/unit. Artinya pembeli bisa hemat hingga Rp 3.969.800 dari harga normal saat membeli LED TV 65" UHD Smart.

ADVERTISEMENT

Jadi tunggu apalagi? Ayo manfaatkan Transmart Full Day Sale dengan mendatangi Transmart terdekat karena ada diskon hingga 50% untuk berbagai produk. Jangan lupa lakukan pembayaran menggunakan Allo Prime, Kartu Kredit Bank Mega, atau Kartu Kredit Bank Mega Syariah biar dapat tambahan diskon 20%.

Bagi yang belum memiliki kartu kredit Bank Mega, nggak perlu khawatir karena ada unit pembukaan instan yang tersedia di gerai Cibubur dan Central Park.

Sementara itu, untuk yang belum punya Allo Prime, tinggal klik https://ift.tt/YfJlWPB dan upgrade ke Allo Prime. Setelah itu, merapat ke Transmart terdekat untuk nikmati diskon melimpah khusus di Transmart Full Day Sale hari ini.

(aid/rrd)

Adblock test (Why?)


Khusus Hari Ini! Beli Smart TV Diskon Gede di Transmart Full Day Sale - detikFinance
Read More

Saturday, July 6, 2024

Perbandingan Super App wondr by BNI Vs Livin by Mandiri, Simak! - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) telah merilis superapp bernama wondr by BNI banking app untuk dapat melakukan pengelolaan yang lebih terencana sesuai kebutuhan finansial. Lantas seperti apa perbandingan dengan superapp besutan bank pelat merah jumbo yakni Livin’ by Mandiri?

Melansir dari situs resmi perusahaan, wondr by BNI dilengkapi sejumlah fitur seperti bayar QRIS, top-up e-wallet, virtual account, transfer ke dalam dan luar negeri hingga manajemen kartu.

Lebih lanjut, dalam wondr by BNI dapat menampilkan seluruh aset yang dimiliki di BNI dan anak perusahaan (BNI Life- Bancassurance dan BNI Sekuritas – Saham)

Direktur Utama BNI Royke Tumilaar mengatakan alasan perseroan baru merilis superapp terbarunya lantaran ini bukanlah hanya tentang membangun sistem teknologi semata. Namun juga, keberhasilan transformasi ini sangat bergantung pada sumber daya manusia yang memiliki mindset digital.

"Ini kan bagian dari transformasi. Bangun sistem memang gampang, tapi kan SDM harus juga punya mindset digital. Kalau enggak mindset digital, ini costly [mahal]. Ini penting, tapi paling penting manusianya. Karena digital suatu yang berbeda," ucapnya. 

Lebih lanjut, Royke menyebut bahwa perseroan memang berupaya untuk dapat memenuhi kebutuhan finansial masyarakat, salah satunya solusi pengelolaan keuangan yang relevan.

Lebih rinci, aplikasi wondr by BNI dilengkapi dengan 3 Dimensi Keuangan yang unik (Transaksi, Insight, dan Growth), yang mencerminkan konsep masa kini, masa lalu, dan masa depan.

Melalui Transaksi mendukung kebutuhan keuangan real-time nasabah dengan fitur seperti transfer domestik, pembayaran tagihan, dan pengaturan jadwal transfer. "Semua Rekening Tabungan dan Kartu Kredit bisa jadi sumber dana transaksi," tulis perseroan.

Dengan Insight, nasabah dapat memantau sekaligus menganalisis keuangan mereka sebelumnya melalui tampilan rekap keuangan yang lengkap setiap harinya. 

"Pantau pemasukan dan pengeluaran di wondr by BNI dan channel BNI lainnya. Pengelompokan kategori pemasukan dan pengeluaran secara otomatis," demikian isi keterangan terkait wondr by BNI.

Sementara itu, Growth berfokus pada perencanaan masa depan dengan menyediakan berbagai pilihan produk finansial yang sesuai dengan kebutuhan nasabah, seperti investasi dan tabungan, memberikan nasabah kesempatan untuk tumbuh dan berkembang secara finansial sesuai kebutuhan mereka.

"Jual beli reksadana lebuh mudah. Buka deposito mulai dari Rp1 juta," tulisnya.

Pada saat yang sama, Direktur Technology and Operations BNI Toto Prasetio mengatakan pihaknya juga akan melakukan tambahan di bagian ‘Insight’ agar nasabah dapat mengelola keuangan secara teratur.

“Banyak orang bilang kok duit saya habis, dipakai buat apa sih? Nah, di sini dengan bantuan aplikasi wondr orang bisa mengkategorikan pengeluaran buat apa. Saat ini ada 9 kategori, ke depan akan dipertajam lagi,” tuturnya pada awak media.

Livin’ by Mandiri

Secara usia, Livin' by Mandiri memang lebih matang dibandingkan dengan wondr by BNI. Livin' by Mandiri telah diluncurkan sejak Oktober 2021, sementara wondr by BNI baru diperkenalkan Juli 2024.

Livin’ by Mandiri diluncurkan memenuhi kebutuhan nasabah dalam menabung, bertransaksi, meminjam, dan mengembangkan finansial melalui ratusan fitur inovatif. 

Sama seperti wondr by BNI, Livin’ by Mandiri telah menjadi produk utama Bank Mandiri untuk segmen ritel yang menawarkan berbagai keunggulan.

Hingga kuartal I/2024, Livin’ by Mandiri menghadirkan fitur pembayaran QRIS dengan tiga pilihan sumber dana (tabungan, kartu kredit, dan paylater), Tap to Pay, QR Cross Border, dan Solusi Valas yang memungkinkan nasabah untuk bertransaksi di luar negeri tanpa konversi. 

Tak hanya transaksi finansial, nasabah juga dapat menggunakan layanan Livin’ by Mandiri untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup melalui fitur Sukha. 

Bank Mandiri pun merilis fitur terbarunya, Livin’ KPR kepada nasabah sebagai solusi inovatif dalam pengajuan KPR. 

Fitur ini menawarkan berbagai kemudahan seperti pilihan properti variatif, suku bunga kompetitif, diskon biaya provisi, serta formulir pengajuan yang simpel.

Kehadiran Paylater

Dengan sederet inovasi menarik yang memberikan banyak benefit pada superapp keduanya, terdapat perbedaan yang mencolok yakni terkait kehadiran Paylater.  

Bank Mandiri sendiri merilis secara luas fitur paylater atau Livin' Paylater mulai Desember 2023, sementara itu BNI sendiri masih mempertimbangkan kehadiran fitur tambahan tersebut. 

Meski demikian, BNI tidak menutup kemungkinan untuk bisa mengintegrasikan layanan buy now pay later di superapp wondr.

Direktur Technology and Operations BNI Toto Prasetio mengatakan meski memiliki aplikasi superapp terbaru, BNI belum memutuskan untuk langsung menyematkan fitur BNPL di wondr.

Hal ini lantaran menghindari tumpang tindih dengan produk Kredit Tanpa Agunan (KTA) yang sudah ada. 

“Iya agar tidak overlapping [KTA dan paylater]. Pendekatan saat ini kita kerja sama dengan third party BNPL, dibanding bangun di aplikasi sendiri, tapi bisa saja berubah tergantung kondisi market,” ujarnya pada awak media usai Peluncuran wondr by BNI, Jumat (5/7/2024). 

Adblock test (Why?)


Perbandingan Super App wondr by BNI Vs Livin by Mandiri, Simak! - Bisnis.com
Read More

OJK Minta Kominfo Blokir Medsos Influencer Ahmad Rafif - CNN Indonesia

Jakarta, CNN Indonesia --

Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memblokir media sosial dan situs yang berkaitan dengan influencer Ahmad Rafif Raya dan PT Waktunya Beli Saham.

Pasalnya, Ahmad dan perusahaannya melakukan penawaran investasi, penghimpunan dana, dan pengelolaan dana publik tanpa izin.

Sekretariat Satgas PASTI Hudiyanto mengatakan PT Waktunya Beli Saham tidak memiliki izin usaha dari OJK sebagai Manajer Investasi dan Penasihat Investasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara, Ahmad yang merupakan pengurus dan pemegang saham PT Waktunya Beli Saham hanya memiliki izin sebagai Wakil Manajer Investasi (WMI) dan Wakil Perantara Pedagang Efek (WPPE).

ADVERTISEMENT

WMI dan WPPE katanya hanya bertindak mewakili kepentingan Perusahaan Efek yang melakukan kegiatan usaha sebagai Manajer Investasi dan Perantara Pedagang Efek.

"Kedua izin tersebut bukan merupakan izin untuk menawarkan investasi, menghimpun atau mengelola dana masyarakat atas nama pribadi atau perorangan," kata Hudiyanto dalam keterangan tertulis, Jumat (5/7).

Karena itu, Satgas PASTI OJK menghentikan kegiatan Ahmad dalam melakukan penawaran investasi, penghimpunan, dan pengelolaan dana masyarakat tanpa izin. Kemudian meminta Ahmad bertanggung-jawab atas kerugian para pihak yang telah menitipkan dananya untuk berinvestasi dan mengembalikan seluruh dana yang telah dititipkan kepadanya.

Satgas juga membekukan sementara izin WMI dan WPPE atas nama Ahmad Rafif sampai dengan proses penegakan hukum selesai.

"Ahmad Rafif Raya telah menyatakan kesediaannya untuk menerima keputusan rapat Satgas PASTI tersebut dan dituangkan dalam surat pernyataan yang ditandatangani di atas meterai tertanggal 4 Juli 2024," kata Hudiyanto.

Ahmad Rafif dan PT Waktunya Beli Saham viral di media sosial karena diduga gagal mengelola dana yang dititipkan sejumlah investor sebesar Rp71 miliar.
Sebelumnya, Ahmad Rafif mengakui telah melakukan kesalahan dalam pengelolaan investasi.

"Saya bertransaksi dan mengalami kerugian, namun melaporkan dan memberikan keuntungan kepada para investor," ujar pria asal Makassar itu dalam surat pernyataan kewajiban pembayaran utang yang ditandatangani 9 Juni 2024.

Lantaran melaporkan kondisi yang tidak sesuai, mayoritas investor pun akhirnya melakukan penarikan yang melebihi nilai keuntungan yang diberikan. Sehingga, dari waktu ke waktu keadaan ini membuat nilai dana pengelolaan semakin menyusut.

"Bahwa dalam hal ini sebagai manusia biasa yang bergelut di dunia investasi dengan perhitungan untung rugi, saya menyadari telah melakukan kesalahan," ungkap Rafif lebih lanjut.

Untuk itu, ia pun berjanji ke kliennya untuk menyelesaikan permasalahan ini dengan menanggung seluruh nilai investasi dengan mengkonversinya menjadi utang. Adapun total nilai investasi adalah sebesar Rp71.811.674.410.

Pembayaran utang itu, kata Ahmad Rafif, akan dilakukan secara bertahap. Pembayaran dilakukan sejak 1 Juli 2024 dan akan berakhir pada 1 Juli 2027.

[Gambas:Video CNN]

(fby/sfr)

Adblock test (Why?)


OJK Minta Kominfo Blokir Medsos Influencer Ahmad Rafif - CNN Indonesia
Read More

Mobil Listriknya Dijegal Uni Eropa & AS, China Serbu Negara Berkembang - detikFinance

Jakarta -

Uni Eropa telah menaikkan tarif bea masuk mobil listrik asal China. Begitu juga dengan Amerika Serikat yang sudah lebih dulu menerapkan kebijakan serupa

Melansir dari CNA, Sabtu (6/7/2024), tarif bea masuk yang tinggi ini dikenakan Eropa dan AS untuk menjaga daya saing produsen kendaraan listrik lokal mereka dari gerusan produk asal China yang sangat murah.

Pengamat sekaligus Wakil Lektor Eksekutif di Universitas Duke Kunshan, China, John Quelch mengatakan Uni Eropa dan Amerika merupakan pasar penting industri mobil listrik China. Namun kedua kawasan ini bukanlah satu-satunya pasar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada banyak peluang bagi pasar ekspor dan manufaktur kendaraan listrik Tiongkok untuk berkembang di luar negeri," kata Quelch.

Quelch juga menekankan bagaimana China juga bisa berkolaborasi dengan negara-negara yang memiliki industri manufaktur otomotif lainnya seperti Meksiko. Sehingga masih ada banyak negara pilihan untuk menjual kendaraan listrik asal Negeri Tirai Bambu itu.

ADVERTISEMENT

Selain menjual produk mereka ke pasar negara berkembang, Li Fang selaku Direktur World Resources Institute China menyebut produsen mobil listrik asal negaranya saat ini juga sudah melakukan produksi di kawasan industri lokal negara lain untuk menghindari hambatan yang tidak perlu.

Misalnya saja ada produsen mobil listrik BYD yang sudah membuka pabrik pertamanya di Thailand. Itu merupakan pabrik pertama BYD di Asia Tenggara.

Fang mengatakan, para produsen memilih untuk membangun basis manufaktur di negara-negara berkembang ini dilakukan untuk membantu transformasi kendaraan listrik listrik negara itu.

"Hal ini dapat dilihat sebagai bagian dari kerja sama Selatan-Selatan dan sebagai bagian dari respons terhadap peraturan perdagangan global yang baru," tambahnya, mengacu pada kerja sama antar negara-negara di area selatan bumi.

Kawasan daerah selatan yang dimaksud secara luas mencakup negara-negara di Afrika, Asia, dan Amerika Latin, mengacu pada berbagai negara yang digambarkan sebagai negara berkembang, kurang berkembang, atau terbelakang.

Pergeseran ini juga terjadi di tengah meningkatnya keinginan Presiden China Xi Jinping untuk meningkatkan kerja sama dengan negara dari kelompok tersebut, yang mana China menganggap dirinya sebagai bagian dari kelompok tersebut.

(hns/hns)

Adblock test (Why?)


Mobil Listriknya Dijegal Uni Eropa & AS, China Serbu Negara Berkembang - detikFinance
Read More

Friday, July 5, 2024

Proyek Jumbo Korsel di Banten yang Sempat Mangkrak Mulai Produksi Maret 2025 - detikFinance

Jakarta -

Investasi perusahaan asal Korea Selatan, Lotte Chemical yang sempat mangkrak kini terus berkembang. Menurut Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Lotte akan mulai berproduksi pada Maret 2025.

Bahlil menyebut proyek tersebut sempat mangkrak pada tahun 2016. Nilai investasinya sendiri mencapai US$ 4 miliar atau sekitar Rp 65 triliun (kurs Rp 16.300) dan berlokasi di Cilegon, Banten.

"Salah satu bukti investasi dari Korea Selatan adalah Lotte Chemical, US$ 4 miliar di Cilegon. Tahun 2016 sempat mangkrak, sekarang sudah hampir selesai. Maret 2025 itu sudah produksi," Kendaraan Listrik Korea Selatan di Indonesia, Karawang New Industry City (KNIC), Rabu (3/7/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apalagi, kata dia, Menteri Perdagangan Korea Selatan Inkyo Cheong hari ini mengunjungi Indonesia. Bahlil menilai hal ini akan mempercepat progres realisasi investasi perusahaan petrokimia itu.

"Ini luar biasa, saya terima kasih, apalagi Menteri Perdagangannya datang, pasti akan lebih cepat," imbuhnya.

ADVERTISEMENT

Pada kesempatan itu ia juga menyebut proyek milik PT KCC Glass Indonesia di Batang mulai produksi Agustus tahun ini. "Kedua adalah proyek hilirisasi di Batang KCC Glass ini produksi Agustus tahun ini di Batang," ungkapnya.

Bahlil memaparkan investasi Korea Selatan di Indonesia mencapai US$ 14 miliar atau Rp 200 triliun dalam 5 tahun terakhir. Investasi Korea Selatan banyak yang menyasar proyek hilirisasi.

"Kami sampaikan investasi Korea Selatan dalam kurun waktu 5 tahun terakhir sejak 2019 sampai 2023 mencapai US$ 14 miliar. Kali kita hitung Rp 200 triliun. Dan investasi ini lebih banyak mengarah sektor hilirisasi," pungkasnya.

(ily/eds)

Adblock test (Why?)


Proyek Jumbo Korsel di Banten yang Sempat Mangkrak Mulai Produksi Maret 2025 - detikFinance
Read More

Hyundai Pamer SUV Listrik Konsep Neira di GIIAS 2026, Bakal Dirakit Lokal - Kompas.com

[unable to retrieve full-text content] Hyundai Pamer SUV Listrik Konsep Neira di GIIAS 2026, Bakal Dirakit Lokal    Kompas.com Pameran Otomo...