Rechercher dans ce blog

Friday, July 5, 2024

Proyek Jumbo Korsel di Banten yang Sempat Mangkrak Mulai Produksi Maret 2025 - detikFinance

Jakarta -

Investasi perusahaan asal Korea Selatan, Lotte Chemical yang sempat mangkrak kini terus berkembang. Menurut Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Lotte akan mulai berproduksi pada Maret 2025.

Bahlil menyebut proyek tersebut sempat mangkrak pada tahun 2016. Nilai investasinya sendiri mencapai US$ 4 miliar atau sekitar Rp 65 triliun (kurs Rp 16.300) dan berlokasi di Cilegon, Banten.

"Salah satu bukti investasi dari Korea Selatan adalah Lotte Chemical, US$ 4 miliar di Cilegon. Tahun 2016 sempat mangkrak, sekarang sudah hampir selesai. Maret 2025 itu sudah produksi," Kendaraan Listrik Korea Selatan di Indonesia, Karawang New Industry City (KNIC), Rabu (3/7/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apalagi, kata dia, Menteri Perdagangan Korea Selatan Inkyo Cheong hari ini mengunjungi Indonesia. Bahlil menilai hal ini akan mempercepat progres realisasi investasi perusahaan petrokimia itu.

"Ini luar biasa, saya terima kasih, apalagi Menteri Perdagangannya datang, pasti akan lebih cepat," imbuhnya.

ADVERTISEMENT

Pada kesempatan itu ia juga menyebut proyek milik PT KCC Glass Indonesia di Batang mulai produksi Agustus tahun ini. "Kedua adalah proyek hilirisasi di Batang KCC Glass ini produksi Agustus tahun ini di Batang," ungkapnya.

Bahlil memaparkan investasi Korea Selatan di Indonesia mencapai US$ 14 miliar atau Rp 200 triliun dalam 5 tahun terakhir. Investasi Korea Selatan banyak yang menyasar proyek hilirisasi.

"Kami sampaikan investasi Korea Selatan dalam kurun waktu 5 tahun terakhir sejak 2019 sampai 2023 mencapai US$ 14 miliar. Kali kita hitung Rp 200 triliun. Dan investasi ini lebih banyak mengarah sektor hilirisasi," pungkasnya.

(ily/eds)

Adblock test (Why?)


Proyek Jumbo Korsel di Banten yang Sempat Mangkrak Mulai Produksi Maret 2025 - detikFinance
Read More

OJK Ajukan Kasasi, Usir Michael Steven dari Pasar Modal - Investor.ID

JAKARTA, investor.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengumumkan telah mengajukan memori kasasi kepada Mahkamah Agung (MA) atas putusan PTUN Jakarta yang mengabulkan gugatan Michael Steven untuk membatalkan sanksi administratif dan perintah tertulis dari OJK. Upaya ini dilakukan regulator salah satunya guna memastikan Michael Steven tidak mengulangi pelanggaran serupa di sektor pasar modal.

Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Komunikasi OJK, Aman Santosa menyampaikan, memori kasasi yang disampaikan kepada MA terkait putusan PTUN Jakarta dalam Perkara Nomor 437/G/2023/PTUN.JKT. Dalam hal ini, gugatan Michael Steven tentang pembatalan sanksi administratif dan Perintah Tertulis yang dikeluarkan OJK, dikabulkan oleh PTUN Jakarta.

Dalam perkara dimaksud, Michael Steven keberatan atas sanksi denda sebesar Rp 5,7 miliar dan perintah tertulis berupa larangan sebagai pemegang saham, pengurus, dan/atau pegawai di Lembaga Jasa Keuangan bidang Pasar Modal selama lima tahun.

Advertisement

“Sanksi tersebut diterbitkan OJK guna menghentikan langkah Michael Steven agar tidak mengulangi pelanggarannya di sektor jasa keuangan serta mencegah munculnya kerugian lebih besar yang dialami konsumen,” ungkap Aman dalam keterangannya, Jumat (5/7/2024).

Dia menerangkan, mengacu hasil pemeriksaan OJK, Michael Steven terbukti sebagai pemilik manfaat terakhir (ultimate beneficial owner) PT Kresna Asset Management. Meskipun tidak tercantum dalam anggaran dasar, namun melakukan serangkaian intervensi atas kontrak pengelolaan dana dari PT Kresna Asset Management untuk melakukan transaksi demi kepentingan grup Kresna. Praktek semacam dinilai OJK telah merugikan konsumen.

Aman menjelaskan, dalam proses peradilan di PTUN, OJK telah melakukan upaya maksimal mempertahankan sanksi terhadap Michael Steven terkait kesesuaian wewenang, prosedur, dan substansi dari denda serta perintah tertulis tersebut dengan peraturan perundang-undangan. OJK juga telah menghadirkan sejumlah bukti, saksi, dan ahli terkait tindakan intervensi Michael Steven dalam penempatan investasi di grup Kresna.

“Para akademisi yang dihadirkan oleh OJK dalam persidangan sebagai ahli telah memperkuat landasan hukum bahwa Michael Steven sebagai ultimate beneficial owner dapat dikenakan sanksi sehubungan dengan sejumlah transaksi grup Kresna yang sarat dengan benturan kepentingan dan merugikan konsumen,” urai Aman.

Dengan alasan itu, lanjut Aman, para ahli pun sependapat dengan langkah OJK untuk menerbitkan perintah tertulis kepada Michael Steven. Langkah ini sebagai upaya penegakkan hukum demi kepentingan konsumen dan masyarakat serta menjaga stabilitas sistem keuangan. Di sisi lain, OJK juga telah menyampaikan kepada Majelis Hakim terkait penetapan Michael Steven sebagai Tersangka oleh Mabes Polri sehubungan dengan pelanggaran yang dilakukannya di grup Kresna.

“Dengan demikian, upaya hukum kasasi yang telah dilakukan oleh OJK dalam perkara di atas yang telah menjadi perhatian dan harapan dari masyarakat dan pemerintah diharapkan dapat terselesaikan dengan baik sehingga konsumen dan masyarakat yang dirugikan oleh perbuatan Michael Steven dapat memperoleh hak-haknya,” pungkas Aman.

Editor: Prisma Ardianto (redaksi@b-universe.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
IDTV Link
LIVE STREAMING

Saksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV

BAGIKAN

Adblock test (Why?)


OJK Ajukan Kasasi, Usir Michael Steven dari Pasar Modal - Investor.ID
Read More

Pasar Hari Ini Cukup Tenang, Lima Saham Layak Dibidik Pemodal - Investor.ID

JAKARTA, investor.id – Pilarmas Investindo Sekuritas memprediksi Indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat terbatas pada Jumat (5/7/2024). IHSG hari ini diprediksi bergerak pada rentang support dan resistance di level 7.125 -7.250. Perusahaan efek itu merekomendasikan lima saham layak dibidik pemodal, salah satunya IMJS.

Pada perdagangan Kamis (4/7/2024), IHSG ditutup menguat 24,13 poin (0,34%) ke level 7.220. Hampir seluruh sektor saham menguat dan penguatan terbesar terjadi pada sektor teknologi yang melonjak 1,88%.

Pilarmas menjelaskan, pasar hari ini relative cukup tenang bagi pasar saham dan obligasi dalam negeri, ditengah kenaikkan yang sudah terjadi dalam beberapa hari terakhir. “Potensi koreksi tentu terbuka, meskipun kami melihat rasa optimis mulai masuk untuk menjaga pasar,” tulis Pilarmas dalam risetnya, Jumat (5/7/2024).

Advertisement

Pilarmas menambahkan, dalam rangkaian acara penyusunan RAPBN 2025, Pemerintah dan Badan Anggaran (Banggar) DPR telah sepakat bahwa pertumbuhan perekonomian Indonesia pada tahun 2025 diproyeksikan sebesar 5,1% - 5,5%.  Hal ini sedikit berbeda dengan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2025 yang memproyeksikan pertumbuhan perekonomian Indonesia di kisaran 5,3 – 5,6% pada 2025.

Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menjelaskan bahwa angka pertumbuhan perekonomian di RAPBN merujuk pada asumsi makro, sedangkan pada RKP, angka tersebut merupakan target yang ingin dicapai pemerintah.

Pada rapat antara Pemerintah dan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI juga menyetujui beberapa hal untuk 2025, seperti inflasi yang diproyeksikan sekiar 1,5% - 3,5%, suku bunga SBN 10 tahun 6,9% - 7,2%, nilai tukar rupiah Rp 15.300 – Rp 15.900, Lifting Gas Bumi 1.003 – 1.047 ribu barel perhari, dan lifting minyak bumi sebesar 580 – 605 ribu barel perhari.

“Dengan proyeksi yang diberikan pemerintah ini, kami melihat perekonomian Indonesia berpotensi bertumbuh signifikan setelah sedikit terkontraksi akibat suku bunga yang tinggi pada 2024,” tambah Pilarmas. 

Pilarmas merekomendasikan lima saham layak dibidik pemodal, yaitu:

Editor: Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
IDTV Link
LIVE STREAMING

Saksikan tayangan informasi serta analisis ekonomi, keuangan, dan pasar modal di IDTV

BAGIKAN

Adblock test (Why?)


Pasar Hari Ini Cukup Tenang, Lima Saham Layak Dibidik Pemodal - Investor.ID
Read More

OJK Cabut Izin Usaha Kresna Life! - detikFinance

Jakarta -

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencabut izin usaha PT Asuransi Jiwa Kresna (Kresna Life) serta pemberian perintah tertulis kepada pihak-pihak tertentu pada 23 Juni 2023. Hal itu dinilai sudah berdasarkan pada peraturan pengawasan yang tepat untuk melindungi konsumen dari kerugian lebih besar dan mencegah bertambahnya masyarakat calon konsumen baru yang dirugikan.

"Pencabutan ijin usaha Kresna Life telah didahului oleh proses pengawasan OJK dalam waktu yang cukup panjang dengan pemeriksaan langsung maupun tidak langsung," kata Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Komunikasi OJK, Aman Santosa dalam keterangan tertulis, Jumat (5/7/2024).

OJK menemukan adanya konsentrasi investasi dana asuransi Kresna Life pada saham-saham yang dinilai terafiliasi grup Kresna dan pencatatan kewajiban yang lebih kecil dari seharusnya yang menyebabkan rasio solvabilitas (risk based capital) lebih rendah dari ketentuan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelum melakukan pencabutan ijin usaha, OJK disebut telah memberikan kesempatan perbaikan cukup panjang untuk mendorong Kresna Life segera memperbaiki kondisi keuangannya. OJK juga menerbitkan sanksi-sanksi untuk setiap jenis pelanggaran ketentuan yang terjadi secara bertahap.

"OJK telah memberikan waktu yang cukup kepada direksi maupun Pemegang Saham untuk memperbaiki kondisi keuangan perusahaan, namun Kresna Life tidak mampu memenuhi rasio solvabilitas sesuai ketentuan dan tidak dapat menutup defisit keuangan melalui setoran modal oleh pemegang saham pengendali (PSP) atau mengundang calon investor," tuturnya.

ADVERTISEMENT

Dari hasil pemeriksaan, PSP Kresna Life tidak mengeluarkan dana segar untuk menyehatkan perusahaan. Pembayaran kepada pemegang polis yang diklaim sebagai bukti tanggung jawab pemegang saham berasal dari aset Kresna Life yang telah ada.

Upaya penyehatan dengan menawarkan konversi kewajiban pemegang polis menjadi pinjaman subordinasi (Subordinated Loan/SOL) yang disampaikan dalam Rencana Penyehatan Keuangan disebut tidak dapat dilaksanakan karena terdapat sebagian besar pemegang polis yang menolak dan tidak adanya perjanjian konversi SOL yang sudah diaktanotariilkan, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Selain itu, hasil analisis atas program konversi SOL yang disampaikan Kresna Life ke OJK menunjukkan masih adanya defisit yang harus ditutup dengan tambahan modal dari PSP. Namun permintaan OJK kepada PSP untuk menutup perkiraan sisa defisit setelah program konversi SOL dijalankan, tidak pernah dipenuhi.

Pada faktanya, program SOL yang ditawarkan oleh direksi bukan subordinate loan yang pada umumnya merupakan pinjaman dari pemegang saham untuk memperbaiki kesehatan keuangan perusahaan bermasalah. Apabila program konversi SOL yang ditawarkan Kresna Life terlaksana, kedudukan hukum pemegang polis jatuh tempo yang berhak atas pembayaran manfaat (klaim) asuransi akan menjadi pemberi pinjaman.

Dengan demikian, ekuitas perusahaan akan meningkat tanpa adanya aliran dana segar yang masuk yang seharusnya menjadi tanggung jawab PSP untuk menyehatkan perusahaan.

Atas rencana program SOL yang ditawarkan Kresna Life, OJK telah berupaya memberikan pemahaman kepada perwakilan pemegang polis bahwa kedudukan dan hak pemegang polis dengan pemegang SOL atas aset Kresna Life berbeda, di mana pemegang polis memiliki prioritas yang lebih tinggi, sementara pemegang SOL secara hukum disejajarkan dengan pemegang saham, yaitu sebagai pihak yang paling akhir memiliki hak atas aset perusahaan dalam likuidasi.

Adapun pemberian Perintah Tertulis merupakan kewenangan OJK yang memerintahkan pihak-pihak tertentu untuk mengganti kerugian kepada Kresna Life yang disebabkan oleh tindakan pihak-pihak tertentu tersebut.

"Penerbitan Perintah Tertulis merupakan salah satu upaya OJK untuk melindungi konsumen, karena adanya indikasi tindakan pihak tertentu yang menyebabkan terjadi kerugian pada Kresna Life," imbuhnya.

Mengenai putusan PTTUN Jakarta atas hasil banding OJK terhadap gugatan PT Duta Makmur Sejahtera dan Michael Steven, OJK menyatakan menghormati keputusan tersebut dan akan menempuh upaya hukum selanjutnya dengan mengajukan kasasi ke MA.

(aid/fdl)

Adblock test (Why?)


OJK Cabut Izin Usaha Kresna Life! - detikFinance
Read More

Thursday, July 4, 2024

Saham BBRI Ngamuk, Naik Nyaris 5% - CNBC Indonesia

Jakarta, CNBC Indonesia - Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) pada perdagangan pagi ini bergerak melesat 4,78% atau 220 poin ke Rp4.820. Kenaikan harga saham BBRI terjadi dengan volume transaksi 188,19 juta lembar saham pada pukul 10:36 WIB.

Adapun nilai transaksi dalam waktu sekitar 1,5 jam usai perdagangan saham dibuka sudah mencapai Rp890,36 miliar. Saham BBRI hingga pukul 10:36 ditransaksikan dengan frekuensi 27.135 kali.

Dalam sepekan, saham BBRI sudah mengalami penguatan sebanyak 7,85%. Sementara market cap saham BRI sendiri sudah mencapai angka Rp729 triliun.

IHSG pada perdagangan pagi ini naik 0,89% atau 63,904 poin ke 7.260,660.

Saksikan video di bawah ini:

Video: IHSG Ditutup Ngegas Hingga Saham BBRI Naik Nyaris 5%

Next Article Jelang Bagi Dividen, Saham BBRI Kembali Cetak Rekor di Rp 5.950
(ayh/ayh)

Adblock test (Why?)


Saham BBRI Ngamuk, Naik Nyaris 5% - CNBC Indonesia
Read More

Sebulan Naik 2,15%, Harga Emas Turun (4 Juli 2024) - KONTAN

[unable to retrieve full-text content]

  1. Sebulan Naik 2,15%, Harga Emas Turun (4 Juli 2024)  KONTAN
  2. Harga Emas Tembus Rekor Termahal!  detikFinance
  3. Harga emas Antam meroket Rp13.000 jadi Rp1,378 juta per gram  ANTARA
  4. Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Naik Semua!  CNBC Indonesia
  5. Harga Emas Hari Ini Melambung Tinggi, Segini Rincian Harga Emas Per Gramnya Kamis 4 Juli 2024  Serambinews.com

Sebulan Naik 2,15%, Harga Emas Turun (4 Juli 2024) - KONTAN
Read More

Harga Emas Antam Pecah Rekor! Harganya Rp1.378.000/Gram - CNBC Indonesia

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas Logam Mulia produksi PT Aneka Tambang Tbk pada Kamis (4/7/2024) di butik emas LM Graha Dipta Pulo Gadung tercatat Rp1.378.000, melesat Rp13.000 per gram.

Begitu juga dengan harga buyback (harga yang digunakan ketika menjual emas kembali) berada di posisi Rp1.248.000 per gram, melejit Rp13.000.

Harga emas Antam menguat seiring dengan emas dunia yang melejit. Menurut data Refinitiv pada perdagangan Rabu (3/7/2024) harga emas dunia di pasar spot ditutup melesat 1,15% menjadi US$2.356,06 per troy ons.

Para pejabat The Fed pada pertemuan terakhirnya mengakui perekonomian AS tampak melambat dan "tekanan harga mulai berkurang," berdasarkan risalah sesi dua hari yang diadakan pada 11-12 Juni.

Pasar saat ini melihat peluang 68% bagi The Fed untuk memangkas suku bunga pada bulan September dan satu kali lagi pada Desember. Suku bunga yang lebih rendah mengurangi biaya peluang untuk memegang emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil.

Permohonan tunjangan pengangguran AS yang pertama kali meningkat. Sementara jumlah orang yang masuk dalam daftar pengangguran terus meningkat ke level tertinggi dalam 2-1/2 tahun menjelang akhir bulan Juni, konsisten dengan penurunan bertahap di pasar tenaga kerja.

Ukuran aktivitas sektor jasa AS merosot ke level terendah dalam empat tahun pada bulan Juni di tengah penurunan tajam dalam pesanan, yang berpotensi mengisyaratkan hilangnya momentum perekonomian pada akhir kuartal kedua.

CNBC Indonesia Research

Saksikan video di bawah ini:

Racikan Reksa Dana BRI-MI & Strategi Capai Target 35% Investor Ritel

Next Article The Fed Galau Soal Suku Bunga, Harga Emas Antam Dijual Lebih Murah
(ras/ras)

Adblock test (Why?)


Harga Emas Antam Pecah Rekor! Harganya Rp1.378.000/Gram - CNBC Indonesia
Read More

Hyundai Pamer SUV Listrik Konsep Neira di GIIAS 2026, Bakal Dirakit Lokal - Kompas.com

[unable to retrieve full-text content] Hyundai Pamer SUV Listrik Konsep Neira di GIIAS 2026, Bakal Dirakit Lokal    Kompas.com Pameran Otomo...