Rechercher dans ce blog

Saturday, August 14, 2021

Menguak Rencana Bisnis Garuda (GIAA) setelah Perampingan Komisaris dan Direksi - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Badan Usaha Milik Negara memastikan transformasi dan efisiensi di PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA) terus dilakukan, setelah terjadi perubahan struktur, nomenklatur, serta jajaran dewan komisaris dan dewan direksi perusahaan.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Jumat (13/8), Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, hal itu diwujudkan dengan mengurangi jumlah komisaris dari lima menjadi tiga orang, serta jumlah direksi dari delapan orang menjadi enam orang.

Kementerian BUMN, lanjutnya, akan terus memperkuat pengawasan perusahaan dengan mengangkat dua sosok komisaris dengan keahlian dan rekam jejak yang tidak diragukan lagi di bidang restrukturisasi dan manajemen risiko perusahaan.

Dia menegaskan tim manajemen Garuda Indonesia akan fokus pada dua hal utama. Pertama, perubahan model bisnis dengan fokus pada layanan penerbangan domestik.

Kedua, negosiasi dengan lessor, baik lessor yang memang memiliki hubungan business-to-business baik, tetapi kontraknya perlu dinegosiasi ulang, juga lessor yang tersangkut kasus yang kini sudah masuk proses hukum.

“Ini momen bagi Garuda Indonesia untuk bersih-bersih dari permasalahan keuangan dan kinerja operasional, serta menata kembali fundamental bisnisnya.”

Adblock test (Why?)


Menguak Rencana Bisnis Garuda (GIAA) setelah Perampingan Komisaris dan Direksi - Bisnis.com
Read More

No comments:

Post a Comment

Saham BBCA Melorot, Presiden Direktur BCA Buka Suara - kontan.co.id

[unable to retrieve full-text content] Saham BBCA Melorot, Presiden Direktur BCA Buka Suara    kontan.co.id BBCA Dijual Asing Rp 4,15 T, ...