
Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih berada dalam rentang konsolidasinya dengan potensi tertekan pada perdagangan esok hari, Kamis (19/8/2021).
Pada perdagangan hari ini, Rabu (18/8/2021), IHSG terpantau parkir di level 6.118,15 naik 0,50 persen atau 30,24 poin. Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak dalam kisaran 6.040,60 - 6.136,28.
Pada penutupan, tercatat total transaksi mencapai Rp16,04 triliun, dengan nilai beli bersih atau net buy investor asing sebesar Rp958,82 miliar.
Dari seluruh konstituen, sebanyak 213 saham ditutup menguat, 304 saham terkoreksi, sedangkan 128 saham terpantau stagnan pada akhir perdagangan hari ini.
CEO Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan pola pergerakan IHSG masih menunjukkan pola konsolidasi wajar di tengah sentimen yang akan mewarnai pergerakan esok hari, di antaranya rilis data tingkat suku bunga yang diperkirakan masih akan tidak berubah.
“Selain daripada itu, kondisi perlambatan perekonomian masih akan terus memberikan pengaruh terhadap kinerja emiten hingga beberapa waktu mendatang,” tulis William dalam risetnya, Rabu (18/8/2021).
Namun, ia melanjutkan untuk jangka panjang masih terlihat bahwa perbaikan perekonomian akan terjadi dalam tempo cepat atau lambat sehingga dapat kembali mendorong kenaikan IHSG dalam jangka panjang.
Pada perdagangan esok hari, IHSG berpotensi berada dalam tekanan dengan kisaran pergerakan 5.996 – 6.178.
Sementara itu, Indosurya Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham, antara lain UNVR, HMSP, TLKM, WIKA, BBCA, ICBP, INDF, PWON, dan ASRI.
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.
IHSG Masih Berpotensi Tertekan Esok Hari, Rekomendasi Saham UNVR, HMSP, hingga TLKM - Bisnis.com
Read More
No comments:
Post a Comment