/data/photo/2021/06/12/60c45523d1725.png)
KOMPAS.com- Head of Marketing GrabFood Hadi Surya Koe mengatakan, Grab Indonesia tengah melakukan investigasi terhadap dugaan modus mitra GrabFood berkedok restoran terkenal.
Menu yang diterima konsumen tak sesuai dengan harga dan tampilan makanan pada aplikasi.
Menurut Hadi, Grab juga telah menangguhkan mitra merchant tersebut.
"Saat ini, mitra merchant yang dilaporkan sudah ditangguhkan atau suspend sementara investigasi berjalan," kata Hadi, saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (12/6/2021) siang.
Hal ini disampaikan Hadi merespons video yang viral di media sosial. Seorang pelanggan GrabFood membagikan video yang membongkar kasus dugaan penipuan berkedok resto terkenal.
Dalam video tersebut, seorang perempuan yang berlokasi di Surabaya membagikan unggahan Instastory di akun Instagram pribadinya, @kdeviana, dan mengungkapkan kekecewaan atas apa yang dialaminya.
Video berdurasi dua menit yang diisi dengan kronologi dugaan penipuan itu kemudian dibagikan ulang oleh akun @lambe_turah, dan viral di media sosial.
Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email
"Penipuan resto berkedok Grab Food kayak gini, kelihatannya makanannya enak-enak ya, tapi kalian harus tahu ini datangnya kayak gimana, harganya enggak masuk akal," kata perempuan tersebut sembari memperlihatkan deretan resto yang ada di aplikasi ojol.
Baca juga: Viral, Twit Lolos UTBK-SBMPTN Tidak Bisa Ikut Ujian Tulis UGM, Benarkah?
Menyerupai resto terkenal
Nama-nama restorannya terdengar cukup familiar baginya, dan terkenal di Kota Surabaya, seperti contoh Bebek Purnama, Nasi Pecel Dharmahusada, dan lainnya.
Namun, perempuan itu kaget saat mendapati makanan yang dipesannya tidak sesuai ekspektasi. Ia kemudian mendatangi restoran tersebut.
Viral, Video Dugaan Penipuan Berkedok Resto Terkenal di Aplikasi Ojol, Harga Selangit, Menu Ala Kadarnya - Kompas.com - KOMPAS.com
Read More
No comments:
Post a Comment