
Bisnis.com, JAKARTA - Pada perdagangan Senin (17/5), indeks harga saham gabungan (IHSG) amblas ke level 5833,50 atau longsor 1,76 persen.
Zona merah IHSG ini disebabkan anjloknya harga saham-saham berkapitalisasi jumbo atau big caps.
Secara keseluruhan saham yang jatuh ke zona merah saat perdagangan pertama setelah lebaran ini sebanyak 414 saham. Sedangkan 113 saham lain menguat dan 117 stagnan.
Zona merah Big Caps ini membuat harga saham dibandingkan laba atau price earning ratio-nya makin susut. Bahkan sejumlah emiten big caps telah menempatkan PER-nya berada di level 15 kali.
Saat PER semakin kecil, sejumlah emiten big caps bahkan harga sahamnya berada di bawah nilai buku (PBV). Analis meyakini bahwa nilai PBV di bawah 1 menjadikan harga saham murah dan dipertimbangkan untuk dibeli.
Adu Murah PER & PBV Big Caps Saat IHSG di Zona Merah, Waktunya 'Serok' Bawah? - Bisnis.com
Read More
No comments:
Post a Comment