Rechercher dans ce blog

Sunday, September 11, 2022

Luhut Bicara Peralihan Kendaraan Listrik, Tahun Segini RI Larang Mobil-Motor BBM - detikOto

Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan berbicara soal peralihan ke kendaraan listrik. Hal itu berdasar dari membengkaknya konsumsi bahan bakar minyak (BBM) beserta subsidi BBM.

Luhut juga membahas soal pembatasan penjualan kendaraan BBM. Dalam akun instagramnya Luhut mengatakan, dirinya meminta tim teknis agar menerapkan pembatasan penjualan kendaraan BBM. Kebijakan tersebut sudah diterapkan juga di berbagai negara di dunia.

"Saya juga meminta tim teknis yang terdiri dari lintas K/L (kementerian/lembaga) agar menerapkan kebijakan yang setara atau lebih baik dari negara lai, yang sudah lebih dahulu menerapkan kebijakan pembatasan penjualan kendaraan berbahan bakar fosil demi mendorong percepatan adaptasi penggunaan EV (electric vehicle/kendaraan listrik) sehingga kebijakan tersebut bisa cepat kita adopsi disini. Tak lupa saya juga ingatkan agar aturan yang dibuat nanti harus relevan pelaksanaannya karena program percepatan EV ini adalah komitmen bangsa untuk mengurangi subsidi dan juga tentunya menurunkan emisi karbon lewat transisi energi yang ramah lingkungan," tulisnya.

Indonesia sendiri memiliki road map atau peta jalan menuju net zero emission (NZE) untuk periode 2021-2060. Peta jalan ini merupakan komitmen Indonesia untuk menurunkan gas emisi rumah kaca. Peta jalan ini salah satunya memuat soal penghentian penjualan kendaraan konvensional atau berbahan bakar BBM.

Berdasarkan peta jalan tersebut, pada 2036-2040 dilakukan pengurangan penjualan kendaraan roda dua konvensional. Dari 2041 hingga 2045, penjualan kendaraan roda empat konvensional juga akan berkurang.

Menurut roadmap atau peta jalan yang dirancang, pemerintah menargetkan menyetop penjualan sepeda motor konvensional (bensin) di tahun 2040 dan mobil konvensional (bensin dan diesel) di tahun 2050.

Sementara itu, Luhut mengatakan peralihan ke kendaraan listrik masih ada banyak tantangan, mulai dari masalah perbedaan harga, regulasi hingga ketersediaan pilihan kendaraan. Untuk itu, menurut Luhut, pemerintah saat ini sedang merumuskan berbagai kebijakan mengenai pemberian insentif bagi kendaraan listrik roda dua dan roda empat.

"Skema insentif yang akan diberikan masih dihitung bersama agar kita dapat menemukan rumusan yang terbaik demi mendorong pertumbuhan pangsa pasar yang besar bagi percepatan adopsi kendaraan listrik di tanah air," ujarnya.

Simak Video "Tak Cuma Sedan, Bluebird Juga Punya Lini MPV Listrik dari BYD"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/mhg)

Adblock test (Why?)


Luhut Bicara Peralihan Kendaraan Listrik, Tahun Segini RI Larang Mobil-Motor BBM - detikOto
Read More

Saturday, September 10, 2022

Pembatasan Beli Pertalite Jadi Berlaku? Ini Kata Erick Thohir - CNBC Indonesia

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah akan melakukan pembatasan pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite dan Solar Subsidi. Namun hal itu belum terlaksana. Terkait pembatasan pembelian kedua BBM subsidi melalui registrasi MyPertamina juga masih dilakukan diskusi terkait program digitalisasi di setiap SPBU.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir menyebut, implementasi dari digitalisasi SPBU sendiri setidaknya membutuhkan waktu antara 2-3 bulan. Namun demikian, penyaluran BBM subsidi secara tepat sasaran harus segera berjalan.

"Tapi kan itu bukan pembatasan, tetapi kuota sekarang sudah disepakati dibuka. Tetapi ke depan kita harus memastikan subsidi tepat sasaran," ujar Erick saat ditemui usai acara Sarasehan 100 Ekonom Indonesia di Menara Bank Mega, Jakarta, dikutip Minggu (11/9/2022).


Menurutnya, pemerintah tidak mungkin terus memberikan subsidi BBM untuk kalangan masyarakat mampu. Oleh sebab itu, peran dari aplikasi MyPertamina sendiri sangat dibutuhkan dalam penerapan di lapangan. "Jadi bukan pembatasan tapi untuk memastikan subsidi tepat sasaran ke depan bukan hari ini tapi harus berlaku dari sekarang," ujarnya.

Implementasi pembatasan BBM jenis Pertalite dan Solar sendiri sejatinya masih menunggu revisi Peraturan Presiden (Perpres) 191 tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak (BBM).

Sementara, saat disinggung perihal revisi itu, Erick menyebut pihaknya masih menunggu penugasan hasil diskusi di banyak Kementerian. Antara lain yakni Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian BUMN, hingga Kementerian Keuangan.

"Yang terpenting kalau saya mau penugasan ini tepat sasaran dan efektif itu lah kenapa seluruh penugasan di BUMN harus disepakati oleh tiga Menteri. Supaya jangan sampai kita tidak efektif dan efisiensi," ujarnya.

Berdasarkan informasi yang diterima CNBC Indonesia, sudah tidak ada lagi pembahasan mengenai pembatasan pembelian tersebut tatkala BBM Pertalite dan Solar Subsidi sudah mengalami kenaikan.

Implementasi pembatasan pembelian Pertalite dan Solar Subsidi dinilai akan sulit berjalan karena akan membuat keributan di jalan dan menimbulkan banyak moral hazard. Dalam informasi yang disebutkan juga bahwa aplikasi MyPertamina akan dibiarkan berjalan, namun tidak sebagai mandatory atau kewajiban.

Badan Pengatur Hilir Minyak (BPH Migas) sebelumnya telah merinci jenis kendaraan yang masih berhak membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite dan Solar Subsidi. Adapun kriterianya dipersempit dari rencananya bermesin 1.500 cubicle centimeter (cc) ke bawah menjadi 1.400 cc ke bawah dan 250 cc ke bawah.

Namun, belum diketahui pasti kapan pembatasan pemberlakuan ini akan diberlakukan. "Saat ini posisi (aturannya) sudah di Kemenko, untuk draft terakhir pembahasannya kendaraan mobil yang boleh mengisi Pertalite hanya sampai dengan 1.400 cc dan motor hanya sampai dengan 250 cc, cc di atasnya tidak diperbolehkan mengisi Pertalite," ujar sumber kepada CNBC Indonesia, Rabu (31/8/2022).

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting menyebut antusiasme masyarakat dalam mendaftarkan kendaraannya sebagai pengguna Pertalite dan Solar cukup tinggi. Hal tersebut dapat dilihat dari pendaftar dari Program Subsidi Tepat Sasaran MyPertamina yang dari ke hari terus mengalami peningkatan.

"Alhamdulillah kemarin sore kita sudah mencapai 2 juta kendaraan melalui program subsidi tepat. Antusiasme masyarakat cukup tinggi," ujar dia dalam sesi wawancara bersama CNBC Indonesia, Rabu (7/9/2022).

Lebih lanjut, Irto mengatakan pembukaan pendaftaran sejatinya sudah dimulai dari bulan Juli 2022 kemarin. Rata-rata masyarakat yang mendaftarkan kendaraannya kurang lebih telah tembus 100 ribu unit kendaraan setiap harinya.

Irto juga sebelumnya terus mengingatkan kepada masyarakat yang merasa berhak mendapatkan BBM subsidi agar segera mendaftarkan kendaraannya. Pertamina Patra Niaga juga saat ini sedang menguji coba kesiapan verifikasi QR Code di beberapa titik.

Ke depan, Program Subsidi Tepat ini akan disinergikan dengan regulasi penetapan penyaluran BBM subsidi yang ditentukan pemerintah.

"Ini adalah langkah Pemerintah dan Pertamina dalam memastikan subsidi BBM menjadi lebih tepat sasaran, sebagai bentuk perlindungan kepada masyarakat yang memang berhak menikmati subsidi BBM, masyarakat rentan yang memang butuh energi dengan harga terjangkau untuk kebutuhan mereka," pungkas Irto.


[Gambas:Video CNBC]

Artikel Selanjutnya

Pembatasan Isi BBM Pertalite Batal Jalan Tahun ini?


(pgr/pgr)

Adblock test (Why?)


Pembatasan Beli Pertalite Jadi Berlaku? Ini Kata Erick Thohir - CNBC Indonesia
Read More

Friday, September 9, 2022

Bos Jalan Tol Jusuf Hamka Borong 35 Mobil Listrik Wuling Air ev - detikOto

Jakarta -

Bos jalan tol Jusuf Hamka menjadi pelanggan fleet pertama dari mobil listrik mungil Wuling Air ev. Wuling Motors baru saja melakukan serah terima mobil listrik perdananya di Indonesia kepada sang pengusaha. Jusuf Hamka diketahui memborong 35 unit Wuling Air ev untuk kebutuhan operasional jalan tol.

"Saya melihat bahwa pengembangan kendaraan listrik di Indonesia ini semakin baik dan serta didukung oleh ekosistem yang dibangun oleh pemerintah. Maka dari itu, saya merasa yakin untuk memiliki kendaraan listrik dan pilihan saya jatuh kepada Air ev dari Wuling. Menurut saya, berbagai keunggulan yang dimiliki Air ev ini akan memudahkan saya dalam mobilitas sehari-hari di perkotaan," jelas Jusuf dalam siaran pers yang diterima detikcom, Kamis (9/9/2022).

Minat Jusuf Hamka untuk memborong mobil listrik mungil Wuling Air ev memang sudah terlihat pada gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022. Tak tanggung-tanggung, diakuinya untuk membeli puluhan mobil listrik itu, ia rela menjual mobil Rolls-Royce Dawn.

Hal itu pun disambut baik oleh Wuling. Sebagai salah satu pelopor yang menghadirkan mobil listrik dengan harga terjangkau, Wuling sangat mengapresiasi dukungan Jusuf Hamka untuk menyongsong era elektrifikasi di Tanah Air.

"Kami mengapresiasi kepercayaan yang diberikan oleh Bapak Jusuf Hamka terhadap Air ev sebagai bentuk dukungan beliau terhadap percepatan elektrifikasi kendaraan di Indonesia serta bentuk kontribusi akan kelestarian lingkungan. Hal ini pun semakin mendorong kami untuk terus berkomitmen dalam menghadirkan inovasi kendaraan ramah lingkungan di Tanah Air sejalan dengan semangatDrive For A Green Life," jelas Brand and Marketing Director Wuling Motors Dian Asmahani.

Wuling Air ev merupakan salah satu terobosan di industri kendaraan listrik dalam negeri. Mobil ini dijual dengan harga mulai Rp 238.000.000 sampai Rp 311.000.000. Wuling mengaku bisa menjual harga mobil listrik ini dengan harga terjangkau karena dirakit di pabriknya kawasan Delta Mas, Cikarang, Bekasi.

Simak Video "Mulai Rp 5 Jutaan, Ini Skema Cicilan Mobil Listrik Wuling Air EV "
[Gambas:Video 20detik]
(dry/din)

Adblock test (Why?)


Bos Jalan Tol Jusuf Hamka Borong 35 Mobil Listrik Wuling Air ev - detikOto
Read More

Thursday, September 8, 2022

Bos Pertamina Sebut 80 Persen Konsumen Pertalite Orang Mampu: Pembatasan Segera Dilakukan - Bisnis Tempo.co

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR pada hari ini membeberkan rincian kendaraan yang mengonsumsi BBM subsidi jenis Pertalite. Hasilnya, mayoritas pembelinya adalah golongan mampu.

Nicke menjelaskan, berdasarkan Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) pada 2020, total masyarakat golongan menengah ke bawah hanya mengonsumsi Pertalite sebanyak 17,1 liter per rumah tangga per bulan. Sedangkan menengah ke atas 33,3 liter per rumah tangga per bulan.

"Gambarannya kurang lebih sama, 20 persen digunakan oleh masyarakat kurang mampu dan 80 persen digunakan masyarakat menengah ke atas," kata Nicke di Komisi VI, Gedung DPR, Jakarta, Kamis, 8 September 2022.

Ia menyebutkan, dari sisi kendaraannya, segmen roda 4 menjadi kendaraan yang paling banyak mengonsumsi BBM jenis Pertalite, yaitu sebanyak 20,35 juta kiloliter per tahunnya. Angka tersebut setara dengan 70 persen dari total kuota pada 2022 yang sebanyak 29 juta kiloliter. Rata-rata transaksinya adalah 23,5 liter.

Dari jumlah itu, Nicke melanjutkan, jumlah kendaraan roda empat yang paling banyak mengonsumsi pertalite adalah kendaraan pribadi, sebanyak 98,7 persen. Sisanya, taksi online hanya sebesar 0,6 persen, angkutan perkotaan atau angkot 0,4 persen, dan taksi pelat kuning 0,3 persen.

Adapun untuk segmen roda 2 hanya membeli Pertalite sebanyak 8,72 juta kiloliter per tahun atau sebanyak 30 persen dari total kuota Pertalite pada 2022 yang sebesar 29 juta kiloliter. Rata-rata transaksi untuk segmen ini pun kata dia hanya sebesar 2,5 liter per hari.

"Dan kalau kita lihat lagi dari masing-masing kategori untuk roda 2 itu 97,8 persen adalah untuk motor pribadi dan ojol hanya 2,2 persen," ucap Nicke.

Atas dasar kondisi ini, ditambah dengan belum adanya regulasi yang memerintahkan Pertamina untuk mengendalikan penyaluran Pertalite, Nicke mengatakan, maka revisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 Tahn 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran BBM harus disegerakan.

Nicke menjelaskan, regulasi yang harus digulirkan yaitu revisi Perpres 191 Tahun 2014, sebab di dalam beleid itu belum diatur soal konsumsi Pertalite. "Sehingga (konsumsi) Pertalite harus diatur, sehingga itu harus segera direvisi."

Baca: Seribuan Mahasiswa Unjuk Rasa Tolak Kenaikan Harga BBM di DPRD Solo, Ada 3 Tuntutan Lain

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.

Adblock test (Why?)


Bos Pertamina Sebut 80 Persen Konsumen Pertalite Orang Mampu: Pembatasan Segera Dilakukan - Bisnis Tempo.co
Read More

Pusing! The Fed & ECB Bakal Lomba Kerek Suku Bunga Nih? - CNBC Indonesia

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga aset keuangan domestik kompak melemah kemarin, Rabu (7/9/2022). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), rupiah dan Surat Berharga Negara (SBN) terkoreksi.

Setelah mengalami dua hari penguatan beruntun, IHSG akhirnya terbenam di zona merah. IHSG terkoreksi 0,64% dan ditutup di 7.186,76 pada perdagangan kemarin.

IHSG kembali terlempar keluar dari level psikologis 7.200. Indeks sudah bergerak di zona koreksi sejak perdagangan dibuka.


Meski sempat berbalik ke zona hijau, tetapi penguatan tersebut tak berlangsung lama. IHSG harus rela berakhir di zona merah bersama dengan mayoritas indeks saham acuan Bursa Regional.

Di kawasan Asia Pasifik, hanya ada tiga indeks saham yang menguat yaitu indeks SETi Thailand (naik 0,27%), indeks KLCI Malaysia (menguat 0,16%) dan indeks Shang Hai Composite China (naik 0,09%).

Sisanya mengalami pelemahan dengan indeks VN Vietnam anjlok paling parah (turun 2,68%). Beruntungnya IHSG masih bisa menduduki peringkat 6 di Asia Pasifik.

Kinerja IHSG kemarin masih lebih baik dari indeks bursa saham beberapa negara seperti Filipina, Vietnam, Australia, Hong Kong, Jepang, Korea Selatan dan Taiwan.

Kendati IHSG terkoreksi, dana asing masih masuk ke pasar saham domestik. Asing terpantau net buy sebesar Rp 543 miliar di pasar reguler.

Pelemahan juga dialami oleh aset minim risiko yaitu obligasi negara. Imbal hasil (yield) SBN 10 tahun terpantau naik 2 basis poin (bps) dan tembus 7,2%.

Kenaikan yield mengimplikasikan bahwa harga aset pendapatan tetap (fixed income) tersebut sedang mengalami penurunan.

Di pasar spot, nilai tukar rupiah juga mengalami pelemahan. Di hadapan dolar AS, rupiah melemah 0,2% ke Rp 14.915/US$.

Rupiah konsisten melemah sejak pertengahan bulan Agustus lalu. Dengan koreksi yang terjadi kemarin, kini rupiah berada di posisi terlemahnya dalam satu bulan terakhir.

Bank Indonesia (BI) mencatat cadangan devisa tetap di kisaran US$132,2 miliar pada akhir Agustus 2022. Posisi ini tidak berubah dibandingkan US$ 132,2 miliar pada Juli 2022.

Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono menjelaskan perkembangan posisi cadangan devisa pada Agustus 2022 antara lain dipengaruhi oleh penerimaan pajak dan jasa, penerimaan devisa migas, di tengah kebutuhan untuk stabilisasi nilai tukar Rupiah sejalan dengan masih tingginya ketidakpastian pasar keuangan global.

Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 6,1 bulan impor atau 6,6 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

BI menilai cadangan devisa tetap memadai, didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi yang terjaga, seiring dengan berbagai respons kebijakan dalam menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan guna mendukung proses pemulihan ekonomi nasional.

Adblock test (Why?)


Pusing! The Fed & ECB Bakal Lomba Kerek Suku Bunga Nih? - CNBC Indonesia
Read More

Pusing! The Fed & ECB Bakal Lomba Kerek Suku Bunga Nih? - CNBC Indonesia

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga aset keuangan domestik kompak melemah kemarin, Rabu (7/9/2022). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), rupiah dan Surat Berharga Negara (SBN) terkoreksi.

Setelah mengalami dua hari penguatan beruntun, IHSG akhirnya terbenam di zona merah. IHSG terkoreksi 0,64% dan ditutup di 7.186,76 pada perdagangan kemarin.

IHSG kembali terlempar keluar dari level psikologis 7.200. Indeks sudah bergerak di zona koreksi sejak perdagangan dibuka.


Meski sempat berbalik ke zona hijau, tetapi penguatan tersebut tak berlangsung lama. IHSG harus rela berakhir di zona merah bersama dengan mayoritas indeks saham acuan Bursa Regional.

Di kawasan Asia Pasifik, hanya ada tiga indeks saham yang menguat yaitu indeks SETi Thailand (naik 0,27%), indeks KLCI Malaysia (menguat 0,16%) dan indeks Shang Hai Composite China (naik 0,09%).

Sisanya mengalami pelemahan dengan indeks VN Vietnam anjlok paling parah (turun 2,68%). Beruntungnya IHSG masih bisa menduduki peringkat 6 di Asia Pasifik.

Kinerja IHSG kemarin masih lebih baik dari indeks bursa saham beberapa negara seperti Filipina, Vietnam, Australia, Hong Kong, Jepang, Korea Selatan dan Taiwan.

Kendati IHSG terkoreksi, dana asing masih masuk ke pasar saham domestik. Asing terpantau net buy sebesar Rp 543 miliar di pasar reguler.

Pelemahan juga dialami oleh aset minim risiko yaitu obligasi negara. Imbal hasil (yield) SBN 10 tahun terpantau naik 2 basis poin (bps) dan tembus 7,2%.

Kenaikan yield mengimplikasikan bahwa harga aset pendapatan tetap (fixed income) tersebut sedang mengalami penurunan.

Di pasar spot, nilai tukar rupiah juga mengalami pelemahan. Di hadapan dolar AS, rupiah melemah 0,2% ke Rp 14.915/US$.

Rupiah konsisten melemah sejak pertengahan bulan Agustus lalu. Dengan koreksi yang terjadi kemarin, kini rupiah berada di posisi terlemahnya dalam satu bulan terakhir.

Bank Indonesia (BI) mencatat cadangan devisa tetap di kisaran US$132,2 miliar pada akhir Agustus 2022. Posisi ini tidak berubah dibandingkan US$ 132,2 miliar pada Juli 2022.

Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono menjelaskan perkembangan posisi cadangan devisa pada Agustus 2022 antara lain dipengaruhi oleh penerimaan pajak dan jasa, penerimaan devisa migas, di tengah kebutuhan untuk stabilisasi nilai tukar Rupiah sejalan dengan masih tingginya ketidakpastian pasar keuangan global.

Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 6,1 bulan impor atau 6,6 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

BI menilai cadangan devisa tetap memadai, didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi yang terjaga, seiring dengan berbagai respons kebijakan dalam menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan guna mendukung proses pemulihan ekonomi nasional.

Adblock test (Why?)


Pusing! The Fed & ECB Bakal Lomba Kerek Suku Bunga Nih? - CNBC Indonesia
Read More

Wednesday, September 7, 2022

Akhirnya Honda Bawa N-Box ke Indonesia - detikOto

Jakarta -

Mobil Kei Car Honda N-Box biasanya cuma ada di Jepang. Buat yang tertarik dengan Honda N-Box, kini mobil dengan desain kotak berdimensi mungil itu mejeng di Dreams Cafe by Honda di Senayan Park, Jakarta Pusat.

Tapi kalau Anda tertarik membeli Honda N-Box dari Agen Pemegang Merek (APM) harus gigit jari. Pasalnya, PT Honda Prospect Motor (HPM) tidak menjual mobil Kei Car tersebut, sebab unitnya hanya sebatas display atau dipamerkan saja.

Honda N-Box dengan warna dual tone -body putih dan atap hitam ini sudah dipamerkan di Dreams Cafe by Honda sedari tanggal 1 hingga 26 September 2022. Sebelumnya, beberapa produk spesial Honda telah ditampilkan di Dreams Café Powered by Honda seperti mobil sport mini Honda S660, Honda S800, Honda S2000, Honda Civic Type R dan Honda RC123V-S.

Honda N-BoxHonda N-Box Foto: Honda N-Box

Honda N-Box merupakan mobil minivan lima pintu dengan mesin berdimensi kecil yaitu 660 cc. Tenaga yang dihasilkan mesin itu mencapai 58 PS dengan torsi maksimal 65 Nm. Ada juga versi mesin turbo pada tipe tertingginya.

Mobil ini terbilang mungil, Honda N-Box memiliki panjang 3.395, lebar 1.475 mm, dan tinggi 1.790 mm. Bahkan dimensinya lebih besar Honda Brio Satya, mobil low cost green car itu punya panjang 3.800 mm, lebar 1.680 mm, dan tinggi 1.485 mm.

Generasi pertama dari Honda N-Box diperkenalkan pertama kali pada November 2011 dan dijual hingga Agustus 2017. Honda Motor Co., Ltd. kemudian memperkenalkan generasi kedua dari Honda N-Box pada September 2017 dengan mesin kecil 660 cc yang dilengkapi dengan perangkat turbo yang membuat performa berkendaranya lebih menyenangkan.

Meski mobilnya mungil dengan kapasitas mesin yang kecil, Honda N-Box generasi kedua juga sudah dilengkapi dengan teknologi keselamatan canggih Honda Sensing.

Sebenarnya buat yang tertarik, Honda N-Box sudah dijual di Indonesia. Tapi bukan dipasarkan oleh APM, melainkan iimportir umum.

(riar/din)

Adblock test (Why?)


Akhirnya Honda Bawa N-Box ke Indonesia - detikOto
Read More

Hyundai Pamer SUV Listrik Konsep Neira di GIIAS 2026, Bakal Dirakit Lokal - Kompas.com

[unable to retrieve full-text content] Hyundai Pamer SUV Listrik Konsep Neira di GIIAS 2026, Bakal Dirakit Lokal    Kompas.com Pameran Otomo...